Mengapa Majalah Tempo 'Rekening Gendut Perwira Polisi' Diborong?

bangkit berjuang demi masa depan!!! atau diam.., mati tergilas roda sejarah!!!
Friday 18 May 2012
bebas untuk di-copas asal mencantumkan sumber aslinya
Bookmark and Share

    Translate to:

Edition

July 2010
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
Toko Buku Online
SocioDistro
kutubukuGunakan kode ini K1-F9Y299-4
untuk berbelanja di KutuBuku.com

Artikel-artikel Penyebab Aksi Borong Habis Majalah TEMPO Edisi 28 Juni – 4 Juli 2010; Sebuah Analisis

sumber : majalah TEMPO

sumber : majalah TEMPO

Aksi borong terjadi lagi terhadap majalah TEMPO. Majalah TEMPO yang ber-headline “Rekening Gendut Perwira Polisi” edisi 28 Juni – 4 Juli 2010 tiba raib dari pasaran setelah terjadi serangan fajar aksi borong habis.

Diduga keras aksi borong tersebut disebabkan oleh adanya artikel-artikel dalam rubrik Laporan Utama yang menelanjangi adanya aliran dana yang ditengarai “tidak sesuai profilnya”. Ada 4 (empat) artikel yang mengulas secara gamblang terkait dengan headline laporan utama “Rekening Gendut Perwira Polisi”.

Walaupun majalah TEMPO diborong besar-besaran hingga harganya melonjak dua kali lipat, namun keempat artikel tersebut masih bisa dibaca tinggal diklik judul-judul dibawah ini :

  1. Aliran Janggal Rekening Jenderal
  2. Relasi Mantan Ajudan
  3. Mereka Bukan Penjahat
  4. Rekening Dalam Sorotan

Dari keempat artikel tersebut menjadi jelas mengapa terjadi aksi borong habis terhadap majalah TEMPO. Adanya upaya-upaya untuk merahasiakan data tersebut terhadap publik bukan tidak mungkin dimaksudkan untuk mengulang keberhasilan yang pernah dilakukan pada akhir Juli 2005.

Ketika itu, 15 petinggi kepolisian diduga memiliki rekening tak wajar. Termuat dalam dokumen yang diserahkan Kepala PPATK Yunus Husein kepada Jenderal Sutanto, Kepala Kepolisian ketika itu, sejumlah petinggi kepolisian diduga menerima aliran dana dalam jumlah besar dan dari sumber yang tak wajar. Namun hingga kini kasus tersebut hilang terbawa angin.

Tidak diragukan lagi, aksi borong habis ini justru makin meyakinkan publik bahwa institusi POLRI adalah salah satu intitusi yang menjadi sumber korupsi di negeri ini. Betapa tidak, dari mana anggaran dana yang begitu besar harus disediakan untuk bisa memborong habis majalah TEMPO???

Dari mana lagi jika bukan dari hasil korupsi dan penyalah gunaan jabatan untuk memperkaya diri. Yang pasti bukan dari APBN!!!

Aksi borong habis majalah TEMPO adalah sebuah bukti nyata tentang adanya kebobrokan di tubuh institusi POLRI!!!

3 people like this post.

Popularity: 5% [?]

Reader Feedback

73 Responses to “Artikel-artikel Penyebab Aksi Borong Habis Majalah TEMPO Edisi 28 Juni – 4 Juli 2010; Sebuah Analisis”

  1. KangBoed says:

    mas MAHENDRA.. mas PJ Pengembara Jiwa di Balik Papan mau ke Bandung tanggal 21 juli bisa gabung nggak kumpuuuuuuuuuul
    KangBoed´s last blog ..Bangkitlah Wahai Ksatria Tuhan Segala Sesuatunya Adalah Satu Kesatuan Bangkitlah My ComLuv Profile

  2. gadgetboi says:

    Gila tempo dari zaman saya belom bisa baca hingga kini masih ‘keras kepala’ ajah (LOL) … teruskan! kalau di borong dan habis oplahnya ya cetak ulang (lmao) gadgetboi´s last blog ..Pelangi oh pelangi … My ComLuv Profile

  3. gadgetboi says:

    kita tidak takut … kita tidak takut (gym) gadgetboi´s last blog ..Pelangi oh pelangi … My ComLuv Profile

  4. Mr. Handsome says:

    itu mah biar laris aja di pasaran… hehehe. kapan lagi ada ‘madu’ bagi penjual majalah eceran? :D Mr. Handsome´s last blog ..Absolutely- Medan part 3 My ComLuv Profile

  5. Jidat says:

    Hem. . . Harga lebih mahal tapui tetp yan mencari banyak!! Eh disini sudah disediakan artikelnya (doh)

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam protection by WP Captcha-Free



Search Engine Submission - AddMe
UA-11099112-1