Analisis Politik Dibalik Heboh Video Mesum Mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tary

bangkit berjuang demi masa depan!!! atau diam.., mati tergilas roda sejarah!!!
Friday 18 May 2012
bebas untuk di-copas asal mencantumkan sumber aslinya
Bookmark and Share

    Translate to:

Edition

June 2010
M T W T F S S
« May   Jul »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  
Toko Buku Online
SocioDistro
kutubukuGunakan kode ini K1-F9Y299-4
untuk berbelanja di KutuBuku.com

Analisis Politik Dibalik Heboh Video Mesum Mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tary

Muncul sebuah pertanyaan, “Apa hubungan antara video mesum mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tary dengan politik?”

Pertanyaan diatas sangat relevan disampaikan ketika sebuah blog yang berthema sentral politik tiba-tiba membuat postingan tentang video mesum mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tary yang belakangan ini ramai mendominasi jagad pemberitaan nasional.

menurut sebuah sumber yang diwawancarai oleh detik.com terungkap bahwa video mesum mirip Ariel dan Luna Maya (yang lebih dulu terekspos) sesungguhnya adalah stock lama yang sudah beredar beberapa tahun yang lalu.

Jika benar demikian, muncul sebuah pertanyaan, “Mengapa baru sekarang video mesum mirip Ariel dan Luna Maya terekspos secara besar-besaran di mass media baik cetak maupun elektronik?”

Yang lebih mencurigakan lagi, penggelembungan berita yang seolah secara sistematis dilakukan untuk menggeser issue-issue politik nasional terkait dengan antara lain penahanan Susno ‘Whistle Blower‘ Duaji yang terkesan dipaksakan agar Susno ‘Whistle Blower‘ Duaji tak lagi bisa dengan bebas bicara kepada publik untuk mengungkapkan kebobrokan yang ada di tubuh institusi Polri.

Selain itu, pemberitaan tentang video mesum mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tary membuat pemberitaan tentang kelanjutan kasus bail-out Bank Century tak lagi terdengar hilang ditelan bumi.

Yang tak kalah menarik, pemberitaan video mesum lirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tary berbarengan dengan adanya keinginan kalangan DPRRI untuk mendapatkan dana aspirasi bagi anggota DPRRI senilai 8,4 trilyun atau 15 miliar peranggota.

Lucunya, keinginan adanya dana aspirasi yang muncul dari Partai GOLKAR tersebut sangat mirip dengan ”pork barrel budget” di Amerika Serikat (AS). Kebijakan ini, di Amerika Serikat menuai kecaman dari berbagai kalangan sehingga Obama sendiri dalam kampanye pemilihan Presiden berulang kali berjanji untuk menghapuskannya.

Istilah “pork barrel budget” itu sendiri saati ini digunakan untuk mengejek praktek budgeting pemerintah pusat (Federal) AS yang dilakukan pada proyek-proyek di distrik anggota Congress (setara DPR) yang terpilih. Namun jauh sebelum itu istilah “pork barrel” telah digunakan di era sebelum Civil War (perang saudara) AS. Saat itu ada praktek memberikan budak kulit hitam se-”barrel” (gentong) “salt pork” (sejenis makanan dari daging babi mirip bacon) sebagai hadiah dan membiarkan mereka memperebutkan hadiah tersebut.

Konstituen di daerah seakan “budak yang dibeli” dan berebut dana anggaran tersebut. Dana “pork barrel” digunakan politisi Congress untuk “membayar balik” konstituennya dalam bentuk bantuan dana untuk proyek-proyek di daerah pemilihannya. Membayar balik dalam pengertian membalas dukungan politik yang didapatkannya sebelum ia terpilih, baik dukungan dalam bentuk suara pemilih ataupun kontribusi dalam kampanye politiknya.

Dari analisa tersebut, nampak bahwa penggelembungan berita tentang video mesum mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tary dimotivasi oleh sebuah skenario politik yang menginginkan agar kasus Susno ‘Whistle Blower‘ Duaji dan kasus Century Gate tak lagi muncul di permukaan dan segera dilupakan oleh masyarakat.

Selain itu, proses pengajuan dana aspirasi senilai 8,4 trilyun atau 15 miliar peranggota, tidak akan mendapat sorotan publik yang terlalu tajam mengingat publik tengah asyik berburu dan mempergunjingkan video mesum mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tary.

Sejak jaman rezim Orde Barunya Soeharto, pola permainan tabir asap -smoke screen- seperti ini sering kali dilakukan sebagai upaya pengalihan opini terhadap issue-issue sentral yang potensial bisa mengancam kekuasaan Soeharto ketika itu.

Pepatah lama masih saja berlaku, “ Sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui.”

25 people like this post.

Popularity: 29% [?]

Reader Feedback

231 Responses to “Analisis Politik Dibalik Heboh Video Mesum Mirip Ariel, Luna Maya dan Cut Tary”

  1. Mr, Kem says:

    wah..gile juga kalo analisa ini benar. tapi memang perlu dicurigai juga ya
    Mr, Kem´s last blog ..Mencoba OS Windows 7 My ComLuv Profile

  2. bisa jadi ini memang politik nya golkar
    Sahabat Blogger´s last blog ..Update pagerank Juli 2010 My ComLuv Profile

  3. asumsi sah-sah saja untuk memperkuatnya adalah dengan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan dan ini akan menjadi fakta
    rumah-sehat afiat´s last blog ..Fact about Komodo Dragon My ComLuv Profile

  4. venty says:

    apa bener ada kaitannya dengan politik???
    hmmm… memang berita video heboh tsb sangat menyita perhatian masyarakat..
    semoga cepat terselesaikan..
    venty´s last blog ..Michael Buble – Hold On My ComLuv Profile

  5. harto says:

    yaa begitulah negara kita banyak kasus tumpang tindih,bersenang- senang diatas penderitaan orang lain.
    trims atas infonya, sukses selalu n tetap semangat

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam protection by WP Captcha-Free



Search Engine Submission - AddMe
UA-11099112-1