Kalimat tersebut akhirnya keluar juga dari mulut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait dengan kasus Bank Century. Saat berdialog dengan Masyarakat Perbankan Indonesia di Istana Merdeka, senin, 1 Maret 2010.
Dalam kesempatan itu, SBY menyatakan bertanggung jawab atas kebijakan untuk memberikan dana talangan terhadap Bank Century Rp. 6,7 triliun. Sayangnya, sekali lagi SBY menunjukkan ketidaktegasan sikap untuk menyatakan dengan jelas dalam kapasitas apa SBY bertanggung jawab.
Pernyataan SBY yang selalu cenderung ambigu bisa menyulut silang sengketa atas konsekuensi yang muncul akibat pernyataan tersebut. Sama halnya dengan kesepakatan tentang koalisi Partai Politik pendukung SBY yang memunculkan pemaknaan berbeda dalam memaknai kontrak politik koalisi terkait pansus Century.
Kesimpulan akhir fraksi-fraksi yang tergabung dalam koalisi partai politik ternyata melahirkan sikap yang berbeda dengan fraksi Demokrat. Fraksi-fraksi yang berbeda pandangan dengan fraksi Demokrat oleh petinggi Partai Demokrat justru dipertanyakan komitmen dan konsistensinya sebagai partai yang tergabung dalam koalisi partai pendukung SBY-Budiyono.
Terkait dengan SBY yang menyatakan siap bertanggung jawab, bukan tidak mungkin juga terjadi perbedaan pemaknaan oleh partai koalisi pendukung SBY-Budiono terhadap pernyataan tersebut.
Pertanyaan yang muncul adalah, “Bentuk pertanggung jawaban seperti apa yang akan dilakukan oleh SBY?” Secara ekonomi, SBY tentunya harus mengembalikan uang negara sebesar Rp. 6,7 triliun yang telah digunakan untuk proses bailed out Century Bank.
Lalu bagaimana secara politik? Yang terbaik bagi SBY adalah dengan mundur sebagai Presiden dan menyerahkan kembali kekuasaannya kepada rakyat. Itulah satu-satunya cara yang tersisa buat SBY untuk ikut menorehkan tinta emas sejarah dalam proses demokratisasi di Indonesia.
Semua berpulang kepada SBY. Ingin dikenang sebagai pecundang politik yang gagal mempertahan kekuasaannya dengan segala cara? Ataukah ingin dikenang sebagai seorang negarawan yang memberikan keteladanan sebagai pemimpin yang lebih mengutamakan kepentingan rakyat, bangsa dan negara dengan mundur dari kursi kepresidenan sebagai bentuk tanggung jawab atas kesalahan yang berakibat kerugian negara senilai Rp. 6,7 triliun?
Popularity: 2% [?]













![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)








ono sing di prutes ojo ojo suspended iku
uduk aku… uduk aku… *ngelirik badak bengesan*
SBY = Saya Bertanggung Yawab!?
Celetukan Segar´s last blog ..Anak Kecil Harus Waspada
@Celetukan Segar,
aaaaahhhh mosok…
Makanya saya tanya Anda, kok malah balik tanya?
Kalo memang tidak!
kepanjangannnya jadi
SBY = Sukanya Begituan Ya!
apa gak Sukanya Bohong Ya…
Bisa juga begitu!
Untuk mantepnya ke blog saya, biar tahu kepanjangan dari SBY tadi1
saya masalah politik belum tau
@masad,
saya juga belum tahu… ;)
Bertanggungjawabnya gimana Mr. SBY? Coba buktikan!
paling cuma omdo… omong doang…
@itempoeti, omdo ki khan Om Dodo..??
xitalho´s last blog ..Sidang Pansus Yang Unik
bwahahahahaha…
Aku juga buat postingan tentang SBY di sini :
http://celetukansegar.blogspot.com/2010/03/kepanjangan-sby.html
Monggo cekidot ke TKP, Gan!