Mendadak sontak rapat kerja para petinggi negara harus pindah ke Istana Cipanas. Hanya sekedar untuk meratap melas soal penyebutan kebo, dan bukan untuk membahas nasib 300 KK korban lumpur Lapindo yang masih tercecer dan menganggur karena kehilangan tanahnya dimana hak hidup yang nyata-nyata dijamin dalam Pembukaan UUD’45 telah dikhianati oleh para penyelenggara negara.
Bisa dibayangkan, berapa total jiwa yang terancam kelangsungan hidup, pendidikan dan masa depan 300 KK beserta anggota keluarganya. Uang ganti beli yang sungguh tak sepadan bahkan belum lagi masih banyak penduduk yang belum menerima uang ganti asset tersebut.
Keprihatinan ini menyeret seorang anak bangsa beserta kawan-kawannya untuk mengambil prakarsa langsung guna menjawab masalah ini. Tak ada yang bisa menghalangi sebuah niat tulus untuk berbuat bagi kemaslahatan sesama tanpa perlu lebih dulu mendapat legitimasi sebagai Presiden melalui Pemilu.
Ini hanya sebuah pembuka pintu kesadaran untuk melongok pada realita yang sesungguhnya. Selanjutnya, terserah anda…
Popularity: 4% [?]













![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)







Korban Lumpur Lapindo… semakin terlupakan…..heuheuheu……..
Kebo yang ditumbalkan itu ada tulisan SiBuYa-nya ngga ????
@katakataku,
hlaaa… itu tahu… hehehehe…
Wajarlah kalau sama dengan kebo, melihat ratusan nyawa terancam masa depannya saja tidak tersentuh.
@Kika,
namanya juga kebo…
@itempoeti, :mrgreen:
kebo sing arep ditumbalke malah nesu je
wakakakakakkkk
ciwir´s last blog ..Menghidupkan Wisata Lumpur Lapindo Sidoarjo
@ciwir,
kebo ra tahu diri…
bwahahahahaha…
@itempoeti, kebo apa sapi? perasaan sapi dech yang males … nunggu disembelih sambil makan-makan xixixix
gadgetboi´s last blog ..dapat award dari mas estiko (jimbun punya)
asemik melbu spammm
ciwir´s last blog ..Menghidupkan Wisata Lumpur Lapindo Sidoarjo
@ciwir,
senengane kok sobone nang kotak spam…
walking walking di sore hari mas…
keep posting
barajakom´s last blog ..nowgoogle.com adalah multiple search engine popular
@barajakom,
waaaahhhh… ikutan doooong…