Nasional Demokrat, Quo Vadis?

bangkit berjuang demi masa depan!!! atau diam.., mati tergilas roda sejarah!!!
Sabtu 4 September 2010
bebas untuk di-copas asal mencantumkan sumber aslinya

    Translate to:

Edition

Februari 2010
S S R K J S M
« Jan   Mar »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
Toko Buku Online
SocioDistro
kutubukuGunakan kode ini K1-F9Y299-4
untuk berbelanja di KutuBuku.com

My BlogCatalog BlogRank
Add to favourite links

Indonesia TOP
blogarama - the blog directory
My Zimbio
Politics Blogs
Politics blogs
Politics
The Ubuntu Counter Project - user number # 28134
Add to Google Reader or Homepage

Valid CSS!
[Valid RSS]

Nasional Demokrat, Quo Vadis?

Hari ini, 1 Pebruari 2010 di Istora Senayan Jakarta akan dideklarasikan sebuah Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) baru yang bernama Nasional Demokrat. Beberapa tokoh elit politik nasional ditengarai terlibat sebagai inisiator sekaligus deklarator dibalik berdirinya Ormas Nasional Demokrat.

Menurut sejumlah inisiator, ormas yang logonya terdiri dari dua warna kuning dan biru ini berisi tokoh-tokoh lintas partai politik, profesi, usia, agama, disiplin keilmuan dan suku ini dibentuk untuk menjawab persoalan bangsa dengan tindakan dan karya-karya nyata yang langsung memberikan manfaat nyata pada harkat hidup dan kesejahteraan rakyat diberbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.

Tersebut diantaranya nama-nama seperti Surya Paloh, Sultan HB X, Siswono Yudohusodo, Syafei Ma’arief, juga dari kalangan muda muncul nama-nama E’ep Saefullah Fatah, Garin Nugroho, Anis Baswedan juga Budiman Sudjatmiko yang terlibat di dalamnya.

Melihat platform dan manifesto ormas Nasional Demokrat yang begitu integral dan komprehensif meliputi seluruh aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara hampir setara dengan Garis Besar Haluan Negara serta dengan keterlibatan begitu banyak elit politik yang terlibat didalamnya, nampaknya ormas Nasional Demokrat punya potensi untuk bermetamorfosa menjadi pemerintahan bayangan -shadow government- yang justru mampu melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan tapi gagal dilakukan oleh pemerintahan resmi yang berkuasa.

Prestasi buruk pemerintahan SBY di 100 hari pertama ditandai dengan terjadinya kenaikan harga beras, gula dan minyak goreng juga rencana terjadinya kenaikan tarif PLN adalah bukti prestasi buruk pemerintahan SBY. Belum lagi kasus KPK, Century Bank juga penyebutan nama SBY oleh Anggodo Widjoyo makin memperlihatkan betapa SBY tidak mampu mengelola negara dengan baik untuk kemaslahatan rakyat.

Hal ini menjadi sinyalemen kuat bahwa sesungguhnya kelahiran ormas Nasional Demokrat adalah bentuk ekspresi ketidakpercayaan terhadap lemahnya penyelengaraan pemerintahan SBY yang saat ini resmi berkuasa sekaligus menjadi jawaban atas kegagalan pemerintahan SBY. Nampaknya Ormas Nasional Demokrat memang didesain untuk siap menjadi “pemerintahan rakyat” yang langsung mampu memberikan solusi nyata atas berbagai persoalan kerakyatan dan kebangsaan yang terjadi saat ini.

Sayangnya Ormas Nasional Demokrat tidak berani bersikap realistis untuk secara terbuka menerima kenyataan bahwa sesungguhnya persoalan kerakyatan dan kebangsaan yang mendera negeri ini justru utamanya disebabkan oleh rezim pemerintahan SBY yang saat in berkuasa.

Jika realitas politik tersebut tidak berani secara terbuka diterima sebagai kenyataan politik yang terjadi saat ini, maka apapun langkah konkrit yang seharusnya dilakukan oleh Ormas Nasional Demokrat menjadi tidak punya arti dan tak akan pernah mampu menjadi solusi nyata atas segala persoalan kerakyatan dan kebangsaan yang terjadi saat ini dalam jangka pendek, maupun dalam jangka panjang.

Harapan yang tinggi dari seluruh  rakyat dan bangsa Indonesia atas kelahiran Ormas Nasional Demokrat pada akhirnya akan sangat ditentukan oleh sejauh mana ketegasan dan keberanian ormas Nasional Demokrat dalam bersikap terhadap pemerintahan SBY yang saat ini nyata-nyata telah gagal mensejahterakan rakyat dan bangsa Indonesia.

Pertanyaannya…, “Akankah Nasional Demokrat dengan kekuatan tokoh-tokoh politik nasional yang ada didalamnya berani untuk mengambil alih kekuasaan dari tangan SBY demi menyelamatkan rakyat dan bangsa Indonesia?”

3 people like this post.

Popularity: 10% [?]

Reader Feedback

81 Responses to “Nasional Demokrat, Quo Vadis?”

  1. gadgetboi says:
    Browser Internet Explorer 8.0 Internet Explorer 8.0 OS Slackware Slackware

    tadi malam saya bermimpi indah (bukan yang basah lho :mrgreen: ) gimana setiap pemimpin di indonesia ini saling berebut mensejahterakan rakyat, baik yang oposisi maupun yang berkuasa. mereka tidak buang-buang uang seperti ini … pokoknya seperti cerita akhir jaman gitu dech .. dimana orang semua sudah bertakwa dan salaing berebut beramal bukannya berebut jabatan … jangan-jangan … hiiiii takut ah …
    gadgetboi´s last blog ..LinuxMint 8: Helena Edisi KDE My ComLuv Profile

  2. marsudiyanto says:
    Browser Firefox 3.5.8 Firefox 3.5.8 OS Windows XP Windows XP

    Ikut inguk2 Nasional Demokrat
    marsudiyanto´s last blog ..Cukup Satu Sentuhan [CSS] My ComLuv Profile

  3. xitalho says:
    Browser Firefox 3.6 Firefox 3.6 OS Windows XP Windows XP

    Berkunjung malam….tekok khabare piye??
    xitalho´s last blog ..Self Confession My ComLuv Profile

  4. ciwir says:
    Browser Firefox 3.5.8 Firefox 3.5.8 OS Ubuntu 9.10 Ubuntu 9.10

    apakah ini musuhnya sosial demokrat?
    ciwir´s last blog ..Laksamana Malahayati My ComLuv Profile

  5. Tony Adri lekes says:
    Browser Firefox 3.6.3 Firefox 3.6.3 OS Windows XP Windows XP

    kami tertarik dengan ormas Nasional Demokrat yang memiliki visi jelas untuk masa depan bangsa. oleh sebab itu kami segenap jajaran Federasi Olah Raga Beladiri Kateda Indonesia (FOBKI), yang berada dibeberapa daerah di Indonesia mempunyai kerinduan untuk bekerjasama. kami berharap memperoleh kesempatan agar dapat bertemu dengan pengurus Pusat Ormas Nasional Demokrat.

  6. marsudiyanto says:
    Browser Firefox 3.6.3 Firefox 3.6.3 OS Windows XP Windows XP

    itu dia.
    ning indonesia apa ada ormas yg jelas
    marsudiyanto´s last blog ..Terlanjur Dikenal Google My ComLuv Profile

    • itempoeti says:
      Browser Minefield 3.7.8 Minefield 3.7.8 OS Ubuntu 10.04 Ubuntu 10.04

      di Indonesia ormas itu gak ada yang gak jelas.
      semuanya sangat jelas.
      saking jelasnya sampai jadi gak jelas… (lmao)

  7. Andy MSE says:
    Browser Firefox 3.6.3 Firefox 3.6.3 OS Ubuntu 10.04 Ubuntu 10.04

    quo vadis ki opo to mas? *saru rak?*
    Andy MSE´s last blog ..Menu Linux Mint di Fedora My ComLuv Profile

  8. rudis says:
    Browser Firefox 3.6.3 Firefox 3.6.3 OS Windows XP Windows XP

    lagu lama judul baru
    rudis´s last blog ..AKUI KESALAHAN My ComLuv Profile

  9. barajakom says:
    Browser Firefox 3.0.19 Firefox 3.0.19 OS Windows XP Windows XP

    ganti judul aja tuh, isinya kan tetap sama, kita lihat aja nanti
    barajakom´s last blog ..Cara Membuat Daftar Isi Blog My ComLuv Profile

  10. Browser Firefox 3.5.2 Firefox 3.5.2 OS Windows XP Windows XP

    http://degoblog.wordpress.com/2010/06/24/after-sby-whos-next/

    huue

    inimah bukan gosip kan? ckckkc

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam protection by WP Captcha-Free



Search Engine Submission - AddMe
UA-11099112-1