Setiap tanggal 9 Desember seluruh dunia memperingati Hari Anti Korupsi. Sebuah kesadaran mendunia untuk bersama-sama menabuh genderang perang terhadap maraknya praktek korupsi yang merusak sendi kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
Sayangnya, alih-alih bicara anti korupsi, justru yang terjadi adalah korupsi pemaknaan terhadap makna korupsi itu sendiri. Korupsi berasal dari bahasa latin corruptio dari kata kerja corrumpere gabungan dari kata com yang berarti penghancuran dan rumpere yang berarti rusak, ‘penghancuran yang merusak’.
Dalam perkembangannya corruptio yang dalam bahasa inggris disebut corruption, seringkali hanya dikaitkan pada political corruption yang menekankan pada suatu keadaan dimana terjadi disfungsi terhadap sistem politik atau kelembagaan yang melibatkan pejabat pemerintah dan para politisi. Pejabat, pegawai dan politisi mencari keuntungan pribadi secara ilegal melalui tindakan-tindakan seperti penyuapan, pemerasan, kroniisme, nepotisme, patronase, graft (pemberian tanda terima kasih), dan penggelapan.
Tatkala political corruption yang terjadi berkembang tanpa terkendali maka inilah yang disebut sebaga kleptokrasi -kleptocracy-. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan keadaan pemerintahan sebuah negara yang diatur oleh kaum kleptokrat yang terdiri dari para bandit maling pencuri yang berkuasa secara politik.
Keadaan Indonesia saat ini sudah masuk pada stadium kleptokrasi dimana political corruption sudah diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo sesingkat-singkatnya secara kolektif kolegial berjama’ah. Ini mengindikasikan bahwa apa yang terjadi sesungguhnya adalah fenomena puncak gunung es dari gunung es besar masalah yang jauh lebih akut dan mematikan.
Seperti halnya penyakit kanker yang baru terlihat gejalanya justru ketika telah memasuki stadium akhir dimana harapan hidup sudah sangat tipis dan hanya tinggal menghitung hari. Political corruption yang terjadi sudah berubah menjadi cultural corruption yang tidak hanya menjangkiti sistem politik namun lebih daripada itu sudah menjadi sistem nilai -value system- dan sistem keyakinan -belief system- yang manjing dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pemaknaan korupsi pada konteks Indonesia seharusnya tak lagi hanya sebatas political corruption, namun pada makna korupsi yang sesungguhnya yaitu ‘penghancuran yang merusak’.
Sendi-sendi dasar tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara telah hancur dan rusak ditimbulkan oleh korupsi kemanusiaan. Manusia Indonesia telah kehilangan jati diri kemanusiaannya. Nilai-nilai imanen-spiritual-transendental Ketauhidan Yang Maha Esa berganti menjadi nilai-nilai material-hedonik-rasional yang bernisbat pada penghambaan kemegahan dan kegemilangan duniawi. Tidak hanya sistem dan struktur pemerintahan dan ketatanegaraan yang korup, bahkan manusia Indonesia telah hancur dan rusak akibat terkorupsi kemanusiaannya.
Saat ini, jalan satu-satunya untuk menyelamatkan nyawa bangsa dan negeri ini hanya dengan kembali pada jiwa dan karakter kemanusiaan yang imanen-spiritual-transendental dengan totalitas ketauhidan tanpa tersekat-sekat sektarianisme sempit akibat dikorupsi oleh bungkus kemasan ritual yang penuh hipokrisi dan politisasi agama.
Jika tidak…, maka menjadi benar apa yang dikatakan Plato bahwa manusia sesungguhnya adalah hewan berakal. Animale Rationale…..
Popularity: 6% [?]
- kleptokrasi (105)
- makna korupsi (28)
- arti kleptokrasi (26)
- pengertian kleptokrasi (17)
- dampak korupsi (15)
- makna hari anti korupsi (2)
- korupsi kemanusiaan (2)
- kata anti-korupsi (2)
- makna korupsi (1)
- nilai budaya dalam kleptokrasi (1)













![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)







Korupsi baru bisa diberangus jika para pelakunya dihukum berat (kalau bisa dihukum mati), Hakimnya adalah orang jujur dan taqwa serta adanya kontrol dari masyarakat
afdil´s last blog ..Mengganti Template Blogspot | Sebuah Pengalaman
@afdil,
sekali-sekali memang perlu untuk shock therapy buat yang lain…
biar gak mewabah…
Tadi kelewat berita Mas Metro, terpaksa harus saya tinggal : barangkali punya bocoran Buku Karangan George Junus Aditjondro ?
arkasala´s last blog ..Bagi Saya Tetap, Menulis Puisi itu Sulit
semoga pergantian tahun ini nantinya korupsi bisa ditekan habis
rudis´s last blog ..KAMI BERTEMAN (III)
berkunjung ke blog sebeken ini bisa membuat aku ikutan beken, aku numpang beken ya mas
barajakom´s last blog ..nowgoogle.com adalah multiple search engine popular
mampir sediluk….
@xitalho,
suwe yo ra popo…