Pidato Lengkap SBY Tentang Bank Century dan KPK

bangkit berjuang demi masa depan!!! atau diam.., mati tergilas roda sejarah!!!
Wednesday 8 February 2012
bebas untuk di-copas asal mencantumkan sumber aslinya
Bookmark and Share

    Translate to:

Edition

November 2009
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  
Toko Buku Online
SocioDistro
kutubukuGunakan kode ini K1-F9Y299-4
untuk berbelanja di KutuBuku.com

Indecisive + Political Imagery = Play Safe

sby-pidatoSikap tegas yang menjadi prasyarat mutlak dari seorang pemimpin saat ini nampaknya tak lagi menjadi yang utama. Kelambanan dalam bersikap dan mengambil keputusan selalu diatasnamakan prinsip kehati-hatian yang sesungguhnya out of context dari persoalan yang dihadapi.

Retorika dan kemampuan diplomasi juga tak lagi digunakan sebagai bagian dari proses problem solving melainkan digunakan untuk problem deceiving. Bahkan lebih dari itu, malah digunakan sebagai smoke screen seperti halnya seorang ninja yang dalam keadaan terdesak kepungan musuh harus menebar asap untuk bisa melarikan diri.

Itulah gambaran dari pidato Presiden Republik Indonesia pada senin, 23 Nopember 2009 atas berbagai persoalan yang muncul belakangan ini terkait dengan silang sengketa antara KPK, Polri, Kejaksaan Agung yang berujung pada kasus Century Bank.

Presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus sebagai kepala negara telah gagal menjadi konduktor dari sebuah orkestrasi pemerintahan dan ketatanegaraan. Kebobrokan sistem penegakan hukum yang selama ini hanya terlihat sebagai puncak gunung es, sekarang muncul menjadi bongkahan besar persoalan sistemik yang tak lagi bisa diatasnamakan sebagai kesalahan oknum semata.

Rakyat yang selama ini hanya bisa diam dan pasrah menjadi korban ketidakadilan akibat abuse of justice yang dilakukan oleh sistem penegakan hukum, bangkit dari kesadarannya untuk merebut kembali keadilan yang sudah lama dirampas oleh institusi-institusi berseragam yang selalu bertindak mengatasnamakan negara.

Ironisnya, presiden SBY tidak memiliki kepekaan untuk menangkap suasana kebatinan rakyat. Pidato presiden SBY sungguh melukai martabat rakyat Indonesia yang sudah terlalu lama mengalami dahaga keadilan dan penegakan hukum.

Belum genap 100 hari pemerintahan SBY, ternyata amanat yang diberikan oleh rakyat kepada SBY melalui Pemilu 2009 sudah dikhianati. Ketidakmampuan untuk bersikap tegas yang didorong oleh kecenderungan untuk bermain aman -play safety- dikemas dalam sebuah pertunjukan politik yang ditujukan untuk mengesankan publik sebagai upaya pencitraan diri.

Akan sulit bagi rakyat untuk meyakini bahwa kasus Century Gate tidak terkait dengan penggunaan dana kampanye SBY jika SBY tidak segera mengambil langkah nyata untuk segera menuntaskan silang sengketa antara Polri Kejaksaan Agung dan KPK terkait dgn kasus Century gate.

Rakyat semakin cerdas dan well informed. Kesabaran rakyat pun bukan tak terbatas, ketidaktegasan dan manipulasi pencitraaan diri hanya akan mengerakkan bandul revolusi berayun semakin cepat untuk memperhadapkan secara diametral antara “pihak sana” dengan “pihak sini”.

Ketika itu terjadi, semuanya telah terlambat…

3 people like this post.

Popularity: 3% [?]

Reader Feedback

45 Responses to “Indecisive + Political Imagery = Play Safe”

  1. barajakom says:
    Browser Firefox 3.0.17 Firefox 3.0.17 OS Windows XP Windows XP

    ayo ikutan kontes seo nowGoogle.com adalah Multiple Search Engine mas, sambil belajar
    barajakom´s last blog ..nowgoogle.com adalah multiple search engine popular My ComLuv Profile

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam protection by WP Captcha-Free

itempoeti


Search Engine Submission - AddMe
UA-11099112-1