Gempa bumi berskala 7.3 SR yang terjadi 142 km barat daya Tasikmalaya pada hari ini tanggal 2 September 2009, pukul 14.55, seakan mengingatkan kita pada peristiwa tsunami Aceh pada Desember 2004.
Peristiwa tsunami Aceh adalah tragedi pembuka dari awal pemerintahan SBY-JK 2004-2009 yang kemudian terus diwarnai dengan berbagai bencana alam termasuk gempa Yogya setahun kemudian juga tsunami yang melanda Pangandaran.
Kini, setelah Pemilu 2009 berlangsung dan memunculkan kembali SBY sebagai Presiden, nampaknya alam kembali menyambutnya dengan gempa bumi berskala 7.3 SR. Bersyukur kali ini tanpa tsunami. Tapi lantas bagaimana dengan hari-hari ke depan???
Mari kita tunggu saja kelanjutannya…
Popularity: 100% [?]
- bencana alam (1293)
- gempa bumi (1111)
- gempa bumi di aceh (1098)
- tsunami aceh (1013)
- BENCANA ALAM gempa bumi (767)
- tsunami (723)
- peristiwa alam (518)
- bencana alam tsunami (474)
- gempa bumi aceh (323)
- bencana gempa bumi (292)













![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)








Apapun kejadian alam yang terjadi di tanah air khususnya yang terjadi di tasikmalaya kemarin semuanya takdir Allah SWT. Aku mengalaminya juga seperti kiamat sughro…
ngga intelek banget ya stetement ini…weleh2…
walah sing komen kok uakehe puolll
tak waca siji siji iki komene hehehehe
Jika kita hubungkan bencana demi bencana, aduh kesannya ALLAH tuh tukang marah, tukang murka, pada umatnya yang lemah apalagi sedang ibadah puasa ke padaNYA, kayaknya ALLAH tuh sangat kejam tidak berperikemanusiaan. Padahal bencana gempa bumi adalah hal yang alamiah dimana alam sedang berproses menuju keseimbangannya. Gempa tidak mengenal apakah itu daerah kaum muslimin, kristiani, budhis, hindu, yahudi atau yang atheis sekalipun. Jadi tidak ada kaitannya antara gempa dengan agama, apalagi dengan SBY itu pendapat yang sangat irrasional, mistik dan takhayul. Jadi bukan ALLAH yang menghendaki gempa itu terjadi melainkan proses alamiah menuju keseimbangan, sebab jika tidak ada keseimbangan maka alam semesta ini tidak akan ada. Sehingga jika ingin memperkuat aqidah dan keimanan kita kepada ALLAH, tidak perlu melihat ada bencana atau tidak, tetap teguh dan istiqamah kepadaNYA.
Laa haula walaa quwwata illlaa billaah, sudah semestinya kita mengambil pelajaran dan hikmah dari ini semua. Jarang banget…. bulan Ramadhan ada musibah, maka perlu kita introspeksi diri masing-masing, sudah benarkah ibadah kita padaNya? *astaghfirullah*