Makna Kemerdekaan

BANGKIT BERJUANG DEMI MASA DEPAN!!! ATAU DIAM.., MATI TERGILAS RODA SEJARAH!!!
Tuesday March 16th 2010
Bookmark and Share

    Translate to:

Edition

August 2009
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Archives

Toko Buku Online
SocioDistro
kutubukuGunakan kode ini K1-F9Y299-4
untuk berbelanja di KutuBuku.com

My BlogCatalog BlogRank
Add to favourite links

blogarama - the blog directory
Subscribe in NewsGator Online
My Zimbio
Politics Blogs
Politics blogs
Politics
The Ubuntu Counter Project - user number # 28134

Add to Google Reader or Homepage

Valid CSS!
[Valid RSS]

Makna Kemerdekaan

NaskahProklamasiTTKata-kata MERDEKA pernah menjadi begitu sakral dan mewarnai hari-hari awal perjalanan bangsa ini. Begitu banyak jargon, semboyan dan seruan yang menggemakan kata MERDEKA dalam berbagai bentuk dan kesempatan seperti antara lain, MERDEKA ATAOE MATI !, SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA !. Bahkan Preambule Undang-Undang Dasar 1945, dalam Alinea pertama kalimat pertama, secara tegas mencantumkan, “Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa…”.

Begitu sakralnya kata tersebut sehingga mampu menjadi elan vital yang sanggup menggerakkan energi seluruh anak bangsa untuk berjuang dan rela berkorban membangun perlawanan terhadap penjajahan dan ketertindasan demi sebuah kata, “MERDEKA…!!!”. Kentalnya pemahaman terhadap pemaknaan kata tersebut merasuk kedalam setiap sel darah dan tulang sumsum serta jiwa raga segenap anak bangsa.

Saat ini, setelah lebih dari 60 tahun (red: sekarang 64 tahun) Kemerdekaan itu berhasil diperjuangkan dengan mengorbankan setiap titik keringat dan darah para putra bangsa, “Masihkah tersisa arti dan makna kata MERDEKA di hati sanubari kita para pewarisnya?!”, “Apakah setiap batubata yang kita susun menjadi rumah masih disertai kenangan atas bagaimana Kemedekaan ini diraih?!”, “Apakah setiap nasi yang masuk ke mulut kita masih diimani oleh semangat yang sama seperti yang dimiliki oleh para pejuang kita?!”, “Apakah setiap sen yang masuk ke dalam kantung kita bisa dipertanggungjawabkan kepada jiwa-jiwa para pejuang kita yang telah gugur?!”.

Pertanyaan-pertanyaan di atas semata-mata tidak untuk mengadili setiap orang dari kita. Melainkan sebagai sebuah ajakan untuk menemukan kembali makna dari apa itu sesungguhnya kehidupan, berbangsa dan bernegara yang sudah lama hilang di Bumi Persada Nusantara ini. Menjadi wajar kalau bangsa ini sekarang tidak mampu menjadi bangsa yang adiluhung gemah ripah loh jinawi, adil makmur toto tentrem kerto raharjo.

Tidak berlebihan rasanya di tengah carut-marutnya penyelenggaraan Negara yang hanya dipenuhi aroma kekuasaan serta ditingkahi dengan gejolak jagad yang berunjuk rasa dengan bencana-bencana alamnya, inilah saat yang tepat bagi kita mencoba melakukan perenungan untuk menemukan kembali jati diri kita sebagai sebuah bangsa !.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai perjuangan para Pahlawannya..

Bangsa yang menghargai para Pahlawannya adalah Bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah Bangsanya..

Dalam sebuah kesempatan yang sangat langka, Presiden pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno menguraikan secara langsung mengapa dalam setiap pembukaan dan penutupan pidatonya beliau selalu meneriakkan kata MERDEKA. Beliau mengatakan, “bahwa Kemerdekaan sebuah bangsa yang sesungguhnya hanya bisa tercapai ketika setiap anak bangsa mampu meMERDEKAkan dirinya dalam arti yang sebenar-benarnya”.

Dengan kemampuan retorikanya sebagai seorang orator yang dikenal mumpuni, sebelum sempat ada yang menanyakan apa yang dimaksud dengan, “Mampu meMERDEKAkan dirinya dalam arti yang sebenar-benarnya”, beliau langsung menyambung uraiannya, “Yang aku maksud dengan mampu meMERDEKAkan dirinya dalam arti sebenar-benarnya adalah bahwa setiap anak bangsa ini harus mampu meMERDEKAkan dirinya dari rasa takut, takut untuk menggunakan hati nuraninya dalam menjalani hidup, takut untuk mengatakan sesuatu yang benar dengan sebenar-benarnya dan mengatakan bahwa sesuatu yang salah adalah salah dengan sebenar-benarnya”.

Beliau juga menambahkan, “Bahwa mampu meMERDEKAkan dirinya dalam arti sebenar-benarnya, itu juga berarti tidak terjajah oleh materi, kebendaan dan keduniawian yang bersifat semu dan sementara sehingga tidak berpamrih atau mengharapkan sesuatu imbalan atas setiap apa yang dilakukannya. Setiap perbuatan selalu dilakukan dengan penuh keikhlasan dan ketulusan”.

Selain itu, beliau juga menandaskan, “Bahwa mampu meMERDEKAkan dirinya dalam arti sebenar-benarnya adalah ketika anak bangsa ini mampu membebaskan diri dari rasa sombong dan gila popularitas karena mereka bersikap rendah hati dan andap asor; juga dari rasa takut menderita karena mereka pandai mensyukuri dan tidak mudah putus asa; rasa ingin berkuasa dan menang sendiri karena mereka mampu bersikap demokratis membuka diri terhadap perbedaan dan mengedepankan semangat gotong-royong”.

Dalam kesempatan itu beliau juga mengatakan, “Manusia yang MERDEKA adalah manusia yang terbebas dari rasa iri, dengki, srei, dahwen, panasten dan patiopen. Sehingga menjadi manusia yang selalu setiti, nastiti, surti dan hati-hati”. “Manusia yang MERDEKA bukan manusia yang ‘hanya’ mampu bersikap BAIK, juga bukan manusia yang ‘hanya’ mampu bersikap BIJAKSANA, tapi adalah manusia yang mampu bersikap BAJIKSANA ”!, sambung beliau.

Di akhir uraiannya, beliau menegaskan, “Jikalau bangsa ini tidak mau segera kembali kepada KESEJATIANNYA sebagai bangsa yang MERDEKA dalam arti yang sebenar-benarnya, maka tak akan pernah bangsa ini menjadi bangsa yang besar. Bangsa yang adiluhung gemah ripah loh jinawi, adil makmur toto tentrem kerto raharjo. Camkan kata-kataku ini !”.

Merdeka !, Merdeka !, Merdeka !, tiga kali aku ucapkan kata-kata itu…

Jakarta, 20 Juli 06, pukul 03.00 (repost)

1 person likes this post.

Popularity: 7% [?]

Reader Feedback

30 Responses to “Makna Kemerdekaan”

  1. itempoeti says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Postingan ini adalah tulisan lama yang sengaja di repost. Selain muatannya yang masih relevan hingga saat ini, juga karena sadar bahwa postingan ini belum pernah terbaca oleh kawan-kawan walaupun sering hadir dan memberikan komentar di blog ini.

    [Reply]

  2. celetukansegar says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Merdeka menjadi berarti ketika Kesejahteraan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia sudah terwujud nyata!

    [Reply]

  3. Fietria says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Keduaaaaaaaxxx
    Salam Merdeka!!!!

    [Reply]

  4. kopral cepot says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    kapan postingnya nih? :)
    memahami merdeka tak kan penah usang ….
    pemahaman, keyakinan dan cita2 akan Merdeka menjadikan hidup lebih hidup .. krn sejatinya hidup adalah demi mendapat MERDEKA

    [Reply]

  5. Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Salam Merdeka Juragan..
    Sekali Merdeka tetap Merdeka..
    Merdeka Untuk Selama-lamanya
    Jayalah Bangsaku..

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/08/16/bangsaku-indonesia-namanya-bangsamu-apa-namanya/

    [Reply]

  6. omagus says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    merdeka….
    kata yang berbeda makna dari setiap kepala.
    lain kepala maka lain makna kata merdeka.

    [Reply]

  7. ajengkol says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Merdeka dalam indahnya kebersamaan

    [Reply]

  8. sikapsamin says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Merdeka yang Hakiki adalah :

    Yang telah sadar akan JATI DIRI SEJATI ;
    Yang telah sadar akan TITAH/FITRAH DIRINYA ;
    Yang telah sadar akan TITAH/FITRAH TANAH TUMPAH DARAHNYA ;
    Yang telah sadar dan SECARA BENAR mensyukuri setiap anugerah yang diterima dari Hyang Murbeng Dumadi, yaitu :
    RASA-BANGGA MENERIMA, MEMELIHARA SERTA MEMPERTAHANKANnya.

    Rawe-rawe…RANTAS,
    Malang-malang…PUTUNG,
    Sakabeh RERIBED lan RUBEDA,
    BALI menyang ASALe.

    Muga Gusti Ingkang Maha…..Hangijabahi…….

    Bhinneka Tunggal-Sikep
    Bakuh-Kukuh-Utuh…NKRI
    NUSWANTARA KERTAGAMA RAHARJA INDAH

    Samin adalah Sikap

    [Reply]

  9. Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Jika ditarik kepada partikel terkecil dari suatu bangsa, yaitu saya sebagai pribadi… Waduuuh melihat jabaran arti merdeka di atas… rasanya masih ada bagian diri ini yg terbelenggu penjajahan :( sigh…

    [Reply]

  10. genial says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    dirgahayu republik indonesia yang ke enampuluh empat sekaligus selamat menjalankan ibadah puasa bagi yang menjalankannya… semoga amal ibadah kita di terima di sisi-Nya, amen :)

    merdeka!!!

    [Reply]

  11. nirwan says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Mari bertanya pada Bung Hatta.

    [Reply]

  12. geRrilyawan says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    berarti saya belum sepenuhnya merdeka nih….kalo gitu saya berjuang memerdekakan diri dulu mas…

    merdeka!!! berangkat!!!

    [Reply]

  13. KangBoed says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Saya mengucapkan SELAMAT menjalankan PUASA RAMADHAN.. sekaligus Mohon Maaf Lahir dan Bathin jika ada kata kata maupun omongan dan pendapat yang telah menyinggung atau melukai perasaan para sahabat dan saudaraku yang kucinta dan kusayangi.. semoga bulan puasa ini menjadi momentum yang baik dalam melangkah dan menghampiriNYA.. dan menjadikan kita manusia seutuhnya meliputi lahir dan bathin.. meraih kesadaran diri manusia utuh..

    Salam Cinta Damai dan Kasih Sayang ‘tuk Sahabat Sahabatku terchayaaaaaank
    I Love U fullllllllllllllllllllllllllllllll

    [Reply]

  14. kopral cepot says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    met jalankan ibadah shaum
    mohon maaf lahir n bathin
    hatur tangkyu :)
    titip salam buat Mba Ami :)

    [Reply]

  15. Gostav Adam says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Ternyata topik dan gambar sama. Kita juga sama2 mengangkat topik kemerdekaan. memang topik ini sangat hangat untuk kita angkat karena semakin menumbuhkan rasa nasionalisme kita. Merasa semakin cinta terhadap tanah air kita. Semangat perjuangan untuk selalu bersyukur berada di bumi Indonesia

    salam kenal. mampir ke blog kami

    [Reply]

  16. Fietria says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Selamat Menjalankan Ibadah Puasa

    Mohon Maaf Lahir & Batin

    [Reply]

  17. linda belle says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Merdeka!!!
    walopun telat hehehe….pa kabar pak

    [Reply]

  18. perigitua says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    haddiirrrr….
    sore2 mengunjungi sahabat, tuk memohon maaf dan mengharap kemurahan hati sahabat tuk sekedar memaafkan segala kesalahan yang telah aku perbuat.
    Mari kita luruskan niat, sucikan hati, semoga Ramadhan dapat mengantar kita kembali fitri
    cu….
    note: sorry.., komenx-nya ntar aja ya…..

    [Reply]

  19. Mus says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Assalamu ‘Alaikum Wr. Wb,
    Barangkali banyak khilaf dalam menulis dan berkomentar, izinkan hamba yang hina ini mengharaf maaf, Minal Aidzin Wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. Selamat Menunaikan Ibadah Puasa, Semoga Kita Semua diberi kekuatan dan kemudahan dalam menjalankan setiap PerintahNya, Amiin…

    Kang Mahendra! Jika berkenan, sudilah kiranya menempatkan nama Rusli Zainal Sang Visioner di bagian Blogroll blog sampeya, setidaknya sampai 12 sept sahaja. Keikhlasan bantuan BACKLINK dari kang mahendra amat sangatlah berarti bagi saya, tiada yang dapat yang berikan sebagai gantinya, kecuali Backlink balik dan Do’a Jazakumullahu Khoirol Jaza’ wa Syukroon Katsiron ‘ala Nushrikum.
    Wassalamu ‘Alaikum Wr. Wb

    [Reply]

  20. Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Selamat siang Juragan..

    Ada oleh-oleh award dari AnakBangsa..

    sekalian ada misi rahasia..hehe..

    Salam AnakBangsa..

    http://celotehanakbangsa.wordpress.com/2009/08/19/wew-celoteh-award-anakbangsa/

    [Reply]

  21. Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    merdekaaaa!!! sungguh disayangkan, kata2 mulia dari presiden soekarno itu sekarang sudah banyak dilupakan orang. posisi tawar bangsa kita makin lama makin rendah seperti bangsa yang tdk merdeka dan berdaulat. masak menghadapi maling asia saja masih terlalu bermanis-manis. gimana bangsa ini bisa m,erdeka sepenuhnya?

    [Reply]

  22. tomy says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Haywa Samar
    dur sukering kamurkan
    mrih dhu kamardikan
    baya sira harsa mardika

    [Reply]

  23. haris ahmad says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    MERDEKA..MERDEKA…

    [Reply]

  24. WordPress MU WordPress MU

    [...] Baca selengkapnya….. Ditulis dalam Nasional, Renungan. Tag: Baik, bajiksana, Bangsa, bijaksana, budaya, gotong-royong, Kebangsaan, Kehidupan, Kemanusiaan, Kemerdekaan, Manusia, MERDEKA, nasionalisme, orator, pahlawan, Politik, Soekarno, Sosial. 23 Komentar » [...]

  25. gajah_pesing says:
    Browser Firefox 3.5.3 Firefox 3.5.3 OS Windows XP Windows XP

    MERDEKA!!!!
    eh? tanggal piro iki?
    gajah_pesing´s last blog ..Java My ComLuv Profile

    [Reply]

  26. barajakom says:
    Browser Firefox 3.0.16 Firefox 3.0.16 OS Windows XP Windows XP

    Met tahun baru mas, semoga ditahun yang baru kita punya semangat baru untuk terus belajar ngeblog dan tetap menjaga hubungan silaturrahmi
    barajakom´s last blog ..Mbah Gendeng My ComLuv Profile

    [Reply]

  27. WordPress 2.8.4 WordPress 2.8.4

    [...] telah hancur dan rusak ditimbulkan oleh korupsi kemanusiaan. Manusia Indonesia telah kehilangan jati diri kemanusiaannya. Nilai-nilai imanen-spiritual-transendental Ketauhidan Yang Maha Esa berganti menjadi nilai-nilai [...]

  28. soewoeng says:
    Browser Firefox 3.5.8 Firefox 3.5.8 OS Windows XP Windows XP

    merdeka merdeka merdeka
    dah tak ucapin bos

    [Reply]

    itempoeti Reply:

    endi? endi? endi?
    wakakakakakak… :D

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled



UA-11099112-1