Teror Peledakan Bom di JW Marriot dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta; Sebuah Analisa

bangkit berjuang demi masa depan!!! atau diam.., mati tergilas roda sejarah!!!
Kamis 9 September 2010
bebas untuk di-copas asal mencantumkan sumber aslinya

    Translate to:

Edition

Juli 2009
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Toko Buku Online
SocioDistro
kutubukuGunakan kode ini K1-F9Y299-4
untuk berbelanja di KutuBuku.com

My BlogCatalog BlogRank
Add to favourite links

Indonesia TOP
blogarama - the blog directory
My Zimbio
Politics Blogs
Politics blogs
Politics
The Ubuntu Counter Project - user number # 28134
Add to Google Reader or Homepage

Valid CSS!
[Valid RSS]

Teror Peledakan Bom di JW Marriot dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta; Sebuah Analisa

sesaat-setelah-suara-bom-terdengarPeristiwa ledakan bom terjadi lagi di Indonesia. Peristiwa tersebut terjadi hari ini Jum’at, 17 Juli 2009 tepat pukul 7.45 dan 7.47 berselang dua menit di dua hotel yang terletak di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Kedua hotel, JW Marriot dan Ritz Carlton menjadi sasaran dari aksi peledakan bom yang diduga dilakukan dengan bunuh diri. Sampai dengan tulisan ini dibuat sudah tercatat korban meninggal sebanyak 9 orang.

Peristiwa ini kembali meluluh-lantakan jati diri bangsa Indonesia di mata kemanusiaan. Aksi ketelengasan dan kebiadaban dipertontonkan seolah nyawa manusia tak lagi punya arti.

Yang menarik untuk dicermati, peristiwa ini terjadi setelah pilpres 2009 yang baru saja dilaksanakan 8 Juli 2009. Hasil quick count memperlihatkan pasangan SBY-Boediono unggul telak dari kedua pasangan capres lainnya.

Analisis sementara memunculkan dugaan bahwa peristiwa peledakan bom tersebut adalah pesan bagi SBY-Boedhiono yang saat ini unggul mutlak dalam perolehan suara. Sinyalemen-sinyalemen yang telah dipaparkan di beberapa postingan terdahulu ternyata terbukti menjadi kenyatan.

Ada dua kelompok kepentingan yang saat ini berkepentingan untuk menyampaikan pesan kepada SBY-Boediono. Kelompok kepentingan pertama berasal dari internal dalam negeri Indonesia. Mereka adalah yang tidak puas dengan hasil pilpres yang memenangkan calon incumbent. Pihak yang tidak puas tersebut memiliki kemampuan dana, keahlian dan dukungan alat yang sangat kuat untuk bisa melakukan peledakan bom dimana saja di Indonesia.

Kelompok kepentingan kedua adalah pihak asing yang berkepentingan terhadap Indonesia. Mereka ingin memastikan bahwa hegemoni mereka terhadap Indonesia tidak diganggu oleh adanya kepemimpinan nasional baru yang akan muncul memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.

Apapun itu, peristiwa peledakan tersebut adalah pesan bagi SBY-Boediono bahwa banyak kelompok kepentingan yang berkepentingan langsung atas kemenangan keduanya di Pilpres 2009.

Selamat atas kemenangan anda di Pilpres 2009.

nb. Ilustrasi  photo sesaat-setelah-suara-bom-terdengar.

1 person likes this post.

Popularity: 4% [?]

Reader Feedback

164 Responses to “Teror Peledakan Bom di JW Marriot dan Ritz Carlton, Mega Kuningan, Jakarta; Sebuah Analisa”

  1. lilliperry says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    konspirasi.. konspirasi.. hahaha

  2. omagus says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    akhirnya bisa komen di sini..
    kayaknya keyakinan saya ada unsur politik di balik kejadian ini.. Hanya saja menggunakan motif lama untuk mendapatkan kambing hitamnya.
    Wallohualam…

  3. omagus says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    tapi apapun alasanya pengeboman adalah perbuatan yang terkutuk. titik

  4. suryaden says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    selamat jalan papua merdeka…, sepertinya ini dibalik bom itu…
    entah siapa yang menginginkannya… saya tidak kenal dan tidak tahu, …wallahualam

  5. Pradna says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    banyak rumor yg beredar,
    termasuk pelakunya adalah orang asing (nampak dari cctv).

    Susahnya,
    nggak seperti di luar yang selalu ada yg bilang :”kelompok kami bertanggungjawab” ato “kelompok kami tidak terlibat”..teroris Indonesia terlalu pemalu untuk mengaku

  6. indri says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    papa menganalisis bahwa peledakan Bom untuk mengalihkan perhatian agar hasil PEMILU tidak diganggu gugat, apa maksudnya? secara tidak langsung anda menuduh pihak yang menang dalam PEMILU yang melakukan ini? Awas lho, ini juga bisa menimbulkan fitnah…saya yakin presiden terpilih adalah benar-2 hasil pilihan rakyat…dan yang melakukan pengeboman…nanti kita lihat bersama hasil dari penyelidikan pihak berwenang…….

  7. andreas says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Hentikan Diam Kita, Tolak Kekerasan!
    Duka cita yang dalam.
    Bunga Bukan Bom….
    Kasih Bukan Kekerasan….

    Pembunuh-pembunuh itu memang pengecut. Tapi kita mestinya juga tegas menolak siapa pun yang mempolitisir musibah ini untuk kepentinganya, alias memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Mereka sama pengecutnya. Dalam kasus bom ini mereka sama-sama berlaku pengecut, yang pertama pengecut dan pembunuh, yang kedua pengecut dan pembohong…….

    Jangan dilupakan pula kita mesti melawan kekerasan oleh negara dan kekerasan sistimik/struktural karena tatanan sosial ekonomi yang tidak adil…..

  8. dhoni says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Satu kemungkinan yang logis, bagaimana dengan analisis terhadap kemungkinan-kemungkinan yang tidak logis?

    Salam kenal.

  9. Naufal.Com says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Ya, menarik juga ya post ini sampai-sampai masuk tulisan teratas!

    Jangan lupa kunjungi blog saya di http://adf.ly/JYb sekalian memberi komentar dan masukan terkait dengan nominasi APM! :)

  10. Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Analisanya anda salah sama dengan kesalahan yg dilakukan dalam pidato SBY beberapa saat setelah terjadi ledakan, kemungkinan besar pelaku bom adalah kelompok militan teroris dan muka lama dalam kacamata BIN…mereka bukan saja anti SBY tapi anti demokrasi dan pemilu tetapi mereka bukan kelompok parpol atau team sukses capres tertentu, naif dan absurd kalau bom marriot 2 dikaitkan dengan hasil pilpres, SBY sangat disayangkan mengeluarkan pernyataan yg bukannya ngademin tapi malah membuat keresahan dengan spekulasi2 politik bukannya fokus pada isyu terorisme malah mencari simpati dan menunjukkan bahwa SBY juga sasaran aksi kejahatan sebuah kelompok…….

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam protection by WP Captcha-Free



Search Engine Submission - AddMe
UA-11099112-1