Peristiwa ledakan bom terjadi lagi di Indonesia. Peristiwa tersebut terjadi hari ini Jum’at, 17 Juli 2009 tepat pukul 7.45 dan 7.47 berselang dua menit di dua hotel yang terletak di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Kedua hotel, JW Marriot dan Ritz Carlton menjadi sasaran dari aksi peledakan bom yang diduga dilakukan dengan bunuh diri. Sampai dengan tulisan ini dibuat sudah tercatat korban meninggal sebanyak 9 orang.
Peristiwa ini kembali meluluh-lantakan jati diri bangsa Indonesia di mata kemanusiaan. Aksi ketelengasan dan kebiadaban dipertontonkan seolah nyawa manusia tak lagi punya arti.
Yang menarik untuk dicermati, peristiwa ini terjadi setelah pilpres 2009 yang baru saja dilaksanakan 8 Juli 2009. Hasil quick count memperlihatkan pasangan SBY-Boediono unggul telak dari kedua pasangan capres lainnya.
Analisis sementara memunculkan dugaan bahwa peristiwa peledakan bom tersebut adalah pesan bagi SBY-Boedhiono yang saat ini unggul mutlak dalam perolehan suara. Sinyalemen-sinyalemen yang telah dipaparkan di beberapa postingan terdahulu ternyata terbukti menjadi kenyatan.
Ada dua kelompok kepentingan yang saat ini berkepentingan untuk menyampaikan pesan kepada SBY-Boediono. Kelompok kepentingan pertama berasal dari internal dalam negeri Indonesia. Mereka adalah yang tidak puas dengan hasil pilpres yang memenangkan calon incumbent. Pihak yang tidak puas tersebut memiliki kemampuan dana, keahlian dan dukungan alat yang sangat kuat untuk bisa melakukan peledakan bom dimana saja di Indonesia.
Kelompok kepentingan kedua adalah pihak asing yang berkepentingan terhadap Indonesia. Mereka ingin memastikan bahwa hegemoni mereka terhadap Indonesia tidak diganggu oleh adanya kepemimpinan nasional baru yang akan muncul memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.
Apapun itu, peristiwa peledakan tersebut adalah pesan bagi SBY-Boediono bahwa banyak kelompok kepentingan yang berkepentingan langsung atas kemenangan keduanya di Pilpres 2009.
Selamat atas kemenangan anda di Pilpres 2009.
nb. Ilustrasi photo sesaat-setelah-suara-bom-terdengar.
Popularity: 3% [?]
- peledakan bom (4)
- peristiwa ledakan bom (3)
- peristiwa peledakan bom kuningan (2)
- peristiwa yang terjadi di indonesia (2)
- pidato sby ledakan bom jw marriot (1)
- pidato SBY ledakan bom JW marriot dan Ritz Carlton (1)
- sby dan bom jw marriott (1)
- setelah jw marriott kuningan (1)
- terjadi bom di jw marriot jakarta (1)
- teroris di JW marriot (1)













![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)







Ngisruh kisruh kekisruhan…
dah dengeer nggak 2 komen dari masing2 capres…
si anu ngomong anu
si ini ngomong gini
emang jaman lagi kisru man, jadi rakyat cool aja lah
peace
Anda menulis
“Ada dua pihak yang saat ini berkepentingan untuk menyampaikan pesan kepada SBY-Boediono. Pihak pertama berasal dari internal dalam negeri Indonesia. Mereka adalah yang tidak puas dengan hasil pilpres yang memenangkan calon incumbent. Pihak yang tidak puas tersebut memiliki kemampuan dana, keahlian dan dukungan alat yang sangat kuat untuk bisa melakukan peledakan bom dimana saja di Indonesia.”
hati hati Mas menulis, kalimat anda itu bisa menjadi fitnah bagi Mega Prabowo dan JK Wiranto, seolah olah meraka lah dalang pemboman ini.
hati hati Mas! jangan jadi fitnah!
Waaaaakaaakaakakak.. terlaluuuuuu
Salam Sayang
menurut saya, aksi itu merupakan balasan dari di hukum matinya mujahid trio bom Bali. hal ini dapat kita saksikan di layar tv pada waktu pemakaman imam samudera. ketika itu banyak dari mujahidin alumnus afghanistan yang meneriakan kata2 bahwa mereka akan menuntut balas syahid nya teman2 mereka (trio bom bali). selama masih terjadi ketidak adilan di dunia Islam, aksi semacam itu akan terus terjadi.