Noordin M Top dan Osama bin Laden adalah dua nama yang menjadi icon terorisme belakangan waktu ini. Setiap kali ada bom meledak, ujung-ujungnya selalu bermuara ke salah satu dari keduanya. Mereka berdua berhasil meraih prestasi sebagai ‘number one public enemy of humanity‘.
Semua daya upaya polisional dan intelijen dikerahkan untuk menangkap keduanya tapi hasilnya tetap nihil. Bom tetap saja meledak dimana-mana.
Namun, dibalik kehebatan keduanya dalam melakukan lepas libat dari kejaran dan penangkapan (atau memang ketidakmampuan polisi dan inteijen untuk menangkap?), muncul sebuah pertanyaan, “Apakah benar mereka adalah master mind dibalik setiap peristiwa peledakan bom?” “Ataukah mereka hanya sekedar pion-pion utama yang menjadi pimpinan misi -chief de mission- untuk melaksanakan tugas dan perintah dari master mind-nya?”
Pertanyaan ini muncul dari fakta-fakta yang berkembang selama ini. Fakta yang sungguh mengherankan, maraknya aksi terorisme berlabel islam justru muncul setelah Samuel P. Huntington menerbitkan bukunya yang berjudul The Clash of Civilizations and the Remaking of World Order pada tahun 1998. Dalam bukunya, Samuel P. Huntington memaparkan bahwa paska hancurnya komunisme dengan runtuhnya Uni Sovyet, maka yang akan menjadi ancaman berikutnya terhadap kepentingan barat -Amerika dan sekutunya- adalah islam.
Ekstrimisme islam justru muncul dan menemukan bentuknya dalam wujud gerakan yang sangat terorganisir dan termobilisasi secara rapi dan rapat tersembunyi. Pola operasi yang mereka lakukan menggunakan teknik-teknik operasi intelijen yang well planned, well trained, well funded, well organized dan well armed.
Untuk mendapatkan gambaran yang menyeluruh, perlu rasanya menguak siapa sesungguhnya yang menjadi master mind dari gerakan ekstrimisme dan terorisme yang diatasnamakan islam. Osama bin Laden dengan al-Qaeda misalnya, adalah salah seorang binaan CIA yang awalnya ditugaskan di Afghanistan untuk membantu pejuang-pejuang Afghanistan membebaskan negaranya dari aneksasi Rusia.
Seusainya Osama menjalankan misinya seiring dengan keberhasilan pejuang-pejuang Afghnistan mengusir Rusia, Osama mendapatkan penugasan baru untuk memberikan justifikasi atas apa yang dikatakan Huntington dalam bukunya bahwa islam akan menjadi ancaman terhadap barat. Seperti apa yang pernah dikatakan oleh Albert Einstein, “Teori apapun harus diawali oleh fakta, dan diakhiri oleh fakta pula.” Dan Osama adalah orang yang tepat untuk menyempurnakan teori Huntington dengan fakta-fakta yang empirik. Fakta bahwa islam sungguh-sungguh menjadi ancaman bagi Amerika dan sekutunya.
Matriks diagram berikut ini akan memperlihatkan bagaimana pola hubungan antara Osama sebagai chief de mission dengan para master mind-nya.


Dari gambaran tersebut terlihat jelas bahwa sesungguhnya ada hidden agenda dibalik teori yang disampaikan oleh Huntington. Sasaran sesungguhnya yang ingin diraih oleh pihak barat -Amerika dan sekutunya- adalah penguasaan terhadap sumber-sumber minyak yang menjadi tulang punggung bagi kehidupan industri dan ekonomi negara-negara barat -AS dan sekutunya-. Sementara seperti diketahui negara-negara penghasil minyak terbesar di dunia nota bene adalah negara-negara islam termasuk juga Indonesia yang walaupun bukan negara islam namun mayoritas penduduknya beragama islam. Irak sendiri adalah salah satu negara dengan cadangan minyak terbesar di dunia.
Invasi yang dilakukan Irak terhadap Kuwait pada tahun 1990 berpangkal pada pencurian minyak yang dilakukan oleh perusahaan minyak Amerika Serikat yang beroperasi di Kuwait yang berbatasan langsung dengan Irak. Dengan teknologinya yang tinggi, perusahaan-perusahaan minyak AS bisa menyedot minyak di wilayah Irak dari wilayah Kuwait. Hal ini yang menimbulkan kegeraman di pihak Irak sehingga kemudian memutuskan untuk menyerang Kuwait.
Peristiwa 9/11 yang menghancurkan Twin Tower oleh para teroris yang mengatasnamakan islam justru malah memberikan legitimasi dan restu kepada Bush untuk menjarah ladang minyak Irak atas nama perang terhadap terorisme.
Semua itu menjelaskan mengapa menangkap Saddam Husein yang memiliki tentara dan persenjataan perang jauh lebih mudah ketimbang menangkap Osama bin Laden. Selama penguasaan terhadap ladang-ladang minyak belum sepenuhnya dikuasai oleh AS dan sekutunya, maka selama itu pula Osama bin Laden akan terus beraksi dengan terorisme ala islam.
Lalu bagaimana dengan Noordin M Top? Dari pengakuan tidak resmi jaringan JI yang selalu dicurigai dibalik asli pemboman, ada pengakuan bahwa Noordin M Top tidak lagi bergerak di bawah koordinasi JI. Belakangan ini pihak JI justru tidak mendukung adanya aksi-aksi pengeboman, mungkin akhirnya mereka menyadari bahwa dengan aksi-aksi teror bom justru malah menguntungkan pihak barat -AS dan sekutunya-.
Dari kalangan intelijen sendiri mengkonfirmasi hal tersebut dengan memberikan tambahan keterangan bahwa Noordin M Top saat ini sudah membina jaringan langsung dengan Al-Qaeda. Hal ini makin menegaskan bahwa sesungguhnya Noordin M Top adalah bagian dari permainan AS dan sekutunya untuk menguasai ladang-ladang minyak di seluruh dunia.
Ini sekaligus menjawab mengapa Noordin M Top yang asal Malaysia justru tidak beroperasi di Malaysia. Selain Malaysia tidak memiliki sumber minyak yang signifikan, Malaysia adalah bagian dari negara-negara persemakmuran-commonwealth- bekas jajahan Inggris seperti halnya juga Singapura. Negara-negara yang tergabung dalam persemakmuran ini yang menjadi lapis kedua -second layer- dari negara-negara WASP -White Anglo Saxon Protestan- yang terdiri dari UK, USA, Australia, Canada dan New Zealand. Dalam versi Hugo Rafael Chávez Frías, presiden Venezuela, negara-negara inilah justru yang disebut sebagai Axis of evil. –Itu sebabnya mengapa dulu Presiden pertama RI, Ir. Soekarno, menyatakan “Ganyang Malaysia” beserta kekuatan WASP yang mendukungnya, “Amerika kita setrika!!! Inggris kita linggis!!!”–
Peristiwa peledakan bom yang terjadi di JW Marriot dan Ritz-Carlton tidak berselisih jauh waktunya dengan peristiwa penyerangan terhadap Freeport perusahaan tambang milik AS yang beroperasi di Papua oleh sekelompok orang bersenjata. Apalagi diantara korban meninggal dalam peristiwa peledakan bom tersebut diantaranya terdapat petinggi dari Freeport. Dengan adanya peristiwa tersebut, bargaining position Indonesia terhadap AS makin melemah. Itu artinya AS bisa berbalik menekan Indonesia dengan memanfaatkan rasa bersalah Indonesia atas kerugian dan korban yang diderita AS akibat peristiwa tersebut.
AS hanya ingin memastikan bahwa siapapun presiden yang terpilih nantinya harus tetap taat dan patuh terhadap garis kebijakan AS.
Menjadi jelas betapa sesungguhnya Noordin M Top dan Osama bin Laden adalah agen-agen barat yang ditugaskan untuk menyusup kedalam tubuh islam dan melakukan rekayasa agar islam identik dengan terorisme yang mengancam kepentingan barat. Dengan begitu, AS dan sekutunya memperoleh legitimasi untuk melakukan tindakan apapun seperti yang terjadi di Irak, Pakistan, Afghanistan demi penguasaan atas sumber-sumber minyak dengan mengatasnamakan perang terhadap terorisme.
Jadi jangan pernah berharap keduanya bisa tertangkap…
Diposting dengan openoffice word processor melalui remote publish, OS ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope.
Popularity: 10% [?]













![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)








it’s all about money and power pada akhirnya. Agama dan Demokrasi itu hanya alat mereka mencapai tujuan …
gadgetboi´s last blog ..Cara Membaca Komik Manga Gratis Secara Online
yup… bener banget!!!
analisa yang mantab…
Xitalho´s last blog ..TENANGLAH Misteri Perjalanan 
mosok??? ra keroso jeee…
nah ini baru enak untuk di ikuti..
minyak di indonesia dimana aja sech???
atau kita perlu tau tentang perusahaan minyak mereka yg beroperasi di indonesia ya??? agar tau bagaimana mereka makan dari minyak… sementara rakyat indonesia menjadi pelayan bagi mereka ..
nice job..
ayo bikin gerakan penyelamat aset negara.. ( upss… kayaknya terlalu ekstrim ) atau gerakan peduli aset negara.( zzz … terlalu ekstrim jg..)
atau aktivis lingkungan… ( nah ini baru lembut dan soopan ) gmana gan?????
@lilliperry
link artikel udah dikirim de shoutbox.
@suryaden


penguasaan atas minyak akan membawa pada penguasaan dunia.
jangan mancing-mancing… wakakakakak…
@endar
ketika Indonesia menjadi negara yang berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang budaya…
@celotehananakbangsa
Noordin latop…. wakakakakak…
@katakataku
itu sebabnya kita harus bangkit agar bisa menjadi negara yg berdaulat di bidang politik…
mandiri di bidang ekonomi dan berkepribadian di bdang budaya…
@omagus
ketika Indonesia mampun menjadi negara yang berdaulat di bidang politik…
berdikari di bidang ekonomi…
berkepribadian di bidng budaya…
@Bisnis Online
bukan mereka…
bukankah apa yang dikuatirkan rasululah telah terjadi bahwa.., “islam akan hancur oleh umatnya sendiri….”
@haniifa
tepat sekali… hanya dikemas dengan teknik dan pola intelijen yang lebih canggih.
@kopral cepot
ini memang breakdwon dari ‘Hiiden Agenda Kaptalisme Internasional’ terkait dengan peristiwa teror bom baru-baru ini.
@lovepassword
variabel2 itu memang ada sebagai suatu kesatuan konspirasi. namun kepentingan utamanya adalah minyak. tanpa minyak roda perekonomian mereka mutlak akan hancur.
@haniifa
kok idem2 aja? apanya yang idem? hehehehehe…
@dbo
terima kasih atas komplimennya.
soal opium bukannya terlewat.., juga perdagangan senjata gelap dan pengembangan virus untuk sabotase ekonomi seperti halnya flu burung dan flu babi.
tapi saya ingin fokus pada variabel utama yang memang menjadi prioritas utama mereka.
tanpa minyak, industri dan perekonomian mereka hancur total.
@Andy MSE
hobbynya kok merendahkan diri meninggikan mutu…
wakakakakak…
@JAUHDIMATA
SETUJU!!! (yo karo getem-getem..)
@Daniel
ini hanya sekedar telaah untuk melihat apa yang sesungguhnya terjadi. apalagi ini bukan kejadian pertama yang terkait dengan Noordin M Top.
@dedekusn
memang rumit… karena ini bukan cuma conspiracy theory.., tapi juga chaos theory…
@pradna
untuk negara-negara industri maju, minyak sama pentingnya dengan pangan.
@ciwir
memang dia rekrutan CIA…
ho-oh… bukan intel-gerudukan…
@kawanlama95
hahahaha…
Laden Corp. bukan hanya di dibidang senjata, tapi juga minyak terkait dengan Bush dan Chevron.
@MacFamous
yang di film itu memang based on true story…
@kangBoed
kan gurunya kangBoed…
@pakde
sekali lagi ini bukan sekedar probability theory, tapi tentang conspiracy dan chaos theory…
@nusantaraku
ideologi diperlukan oleh mereka untuk memberikan justifikasi moral atas kepentingan tersembunyi masing2 pihak. seperti halnya yang anda katakan tentang “ideologi hanyalah boneka”, islam dan jihad juga adalah ‘ideologi’ yang dijual oleh Osama bin Laden sebagai cover dari kepentingan yang sesungguhnya. Osama bin Laden adalah agen CIA.
@kopral cepot
Pesan Osama : “Jangan menjadi budak dari Amerika” adalah pernyataan teatrikal ala Hollywood sebagai bagian dari dramaturgi untuk pengecohan/desepsi.
@superaman
tepok jidat juga…
@haniifa
masalahnya walaupun mereka baca, mereka bekerja untuk NKRI atau untuk ???
menyas-menyos… bagian dari acting ala Hollywood… hehehehehe…
@galuharya
pasti… di BIN dan BaIS itu ada divisi yang khusus untuk memantau internet.. hahahahaha…
@The Bunglon’s
kemampuan untuk penyamaran itu bagian dari skill intelijen.
@nusantaraku

hahahahaha… aya oge jodohna…
@Teknomotif
ketika target dari master mind-nya sudah tercapai, mereka tinggal di-dispose aja…
@chikal
sulit meemukan kejelasan dalam teori kospirasi. tapi kita tetap bisa melihat jejak-jejaknya kalau kita jeli.
@masyono9
teori konspirasi memang dilakukan dengan pola cut-out (jaringan putus) agar mempersulit pengungkapan kasus yang sesungguhnya. setiap variabel yang terlibat saling tidak kenal dan hanya terhubung oleh petugas penghubung/kurir yang juga tugasnya hanya melakukan delivery tanpa tahu untuk apa.
@Nisa
kalau udah selesai mikirnya bilang-bilang yaaa…
@gajah_pesing
kayaknya semua udah ketularan pak Marsud… 
@cahjoker
salam kenal juga… :)
@guskar
aparatnya kan sekarang udah dididik dan kerjasama dengan FBI untuk menghadapi terorisme.
jadi ya begitulah cara kerjanya…
@nirwan
akhirnya muncul juga komentar yang ditunggu-tunggu…
hahahahaha…
saya hanya ingin menanggapi paragraf ini, “So, dalam hal tertentu, saya mengibaratkan Amerika itu seperti “binatang buas” yang selalu mencari mangsa yang lebih besar, lebih cerdik, dan mungkin lebih kuat dari mereka sendiri. Indonesia tak masuk dalam plot utama mereka, karena seperti juga seekor singa dan kucing, yang selalu menandai wilayah kekuasaannya dengan mengencinginya, bau-bau Amerika akan sangat terasa jelas di Indonesia.”
seringkali orang luar lebih tahu potensi dan kemampuan kita ketimbang kita sendiri yang seringkali lupa akan kemampuan bangsa ini.
@WANDI thok
Huntington memang juga settingan mereka untuk memberi stempel akademik atas tindakan-tindakan yang sudah, sedang dan akan dilakukan oleh AS dan sekutunya.
selain Iran juga Hugo Chavez dari Venezuela dan Evo Morales dari Bolivia yang juga berani mengecam AS.
@kopra cepot

ya memang…, membuat kita yang peduli menjadi geram…
bukan jawaban resmi tapi sudah mewakili… hahahahaha…
@kangBoed
Salam cinta damai dan kasih sayang juga untuk sahabatku kangBoed…
@faza
absennya penuh.., hadir terus…
@toni
dengan senang hati akan segera saya email…
@~noe~
bukan siapa2 Kang… cuma rakyat kecil…
hahahahahaha…
ikut senang jika tulisan ini bisa berarti untuk njenengan… ;)
@hadi wirojati
tentu sebelum bersikap, kita harus terlebih dulu yakin dimana posisi kita dan mengerti siapa diri kita yang sesungguhnya. nanti dengan sendirinya kita akan tahu apa yang harus kita lakukan.
saya gak terpikir untuk tuker2an nomer HP karena yakin akan ketemu njenengan lagi dalam waktu dekat…
hahahahaha…
@Ferdian Adi
pa kabar sobat? lama gak muncul kemana aja nich?
@lilliperry
ok… selamat membaca…
@genial


kayaknya lebih cepat…
@Bisnis Online
nanti diperjelas…
@kawanlama95
ini memang bukan hal baru…
saya hanya sekedar me-refresh aja…
Bandung aman terkendali…
@kawanlama95
ternyata nyasar ke kotak spam… ;)
@mel
betul…
@suwung
ya begitulah faktanya…
@omagus

PR 3 itu baru muncul lagi setelah di-banned sama google hampir 3 minggu..
ini sudah yang kedua kali di-banned sama google entah kenapa..
harusnya kalau gak di-banned udah PR 4.. hahahahahahaha…
@Pakde Cholik
siiiippp… matur nuwun Pakde atas tambahan informasinya…
@sawali tuhusetya
matur nuwun Kang…
saya hanya merangkai berbagai fakta yang sudah ada dan kemudian menyajikannya dalam bentuk analisis.
@jidatbaok


ya terang dooong… yang dibahas kan Noordin M TOP…
halaaaahhh.. ra nyambung blaaassss…
@m4stono
itu kan cara yang paling aman untuk menyembunyikan maksud…
@celotehanakbangsa
dipersilahken untuk mengiklan…
hehehehehehe…
@backpackerman
kalau Noordin M Top ternyata memang tidak ada dan cuma karangan, betapa bodohnya polisi dan intelijen???
@k1nant1
terlambat sadar atau amnesia???
@racheedus
disposable dan replaceable
@bundadontworry
itulah maksud dari postingan ini…
@sakurata
tepat!!!
@Si Gembala
soal Imran binaan Ali Murtopo itu memang benar. Apa dan bagaimananya tentu tidak bisa diulas dengan singkat.
umat islam memang gampang diadu domba karena kebanyakan hanya sekedar beragama tapi tanpa iman dan pikir.
@WANDI thok
ho-oh jeee… pengin update tapi lagi ada perbaikan dengan OS-nya. biasa keasyikan ngoprek ubuntu…
@nyegik
kejam karena keimanan yang dangkal…
@geRrilyawan
itu sebabnya saya sudah lama gak pernah lagi nonton berita di TV…
@ajengkol
so that’s why i wrote this post
@genial


hloooo… apa hubungannya GIMP sama minyak???
wakakakakakak…
@agustin
setuju… kita harus melihat segala sesuatunya dengan lebih menyeluruh tidak hanya dari satu sudut pandang saja…
@Arief Rasyad
mereka memang sangat biadab.., sampai-sampai kita tak mengira mereka sebiadab itu sampai bisa melakukan hal ini.
@kawanlama95
maaf…, sedang upgrade besar-besaran OS-nya komputer… jadi belum sempat update…
@wisnu





yang dahsyat itu naluri keingintahuan pembacanya…
@kopral cepot
berangkat ke TKP… sorry telat…
@mesin tempur
memang seperti itu adanya…
@dbo911
rupanya sudah menerima “dawuh” ya Kang…
dicocokin yuuuk..
@JAUHDIMATA
matur nuwun atas jejaknya…
kok rodo mambu pesing yooo….
wakakakakak…
@masbadar
bagi yang memiliki common sense tentu akan masuk di akal…
hehehehehe…
@etikush
bukan teori baru…
cuma mengungkap yang sudah terungkap…
@denyarelektrik
bukan hanya 9 nyawa.., bahkan perang dunia II pun sesungguhnya dibalik itu salah satunya juga terkait dengan perebutan minyak oleh para negara2 industri.
@angga chen
pasti amien… tak lama lagi kok…
kita memang selama ini dibodohi oleh AS. ironisnya, kebanyakan dari kita malah bangga dan senang dibodohi…
@grubik
lugu cenderung naif dan dangkal…
pola lama khas penjajah masih terus dipertahankan, adu domba…
@suwung
awalnya dari nafsu untuk menguasai dunia…
uang hanya salah satu alat yg digunakan untuk menguasai dunia.
@m4stono


lapor komandan!!!
tugas telah dilaksanakan!!!
@xitalho
iyaaa… ada yang lagi keplok2 sepertinya…
@Santri Gundhul
Juaragane INTEL.., INdomie TELor???
jiyahahahahaha…
@kangBoed
alhamdulillah sehat Kang…
lagi belum bisa ninggal rumah nich…
@novi
memang udah waktunya kiamat… kalau manusianya dah gak bisa lagi diingatkan dengan berbagai bencana alam yang terjadi di seluruh dunia.
@Agzal
saya tak berprasangka buruk pada Amerika.
saya berprasangka buruk pada orang-orang yang sedemikian yakin bahwa Amerika ingin mengamankan dunia.
@Hamba Allah
@haniifa
carilah Allah maka kau akan dapat surgaNya…