Kasus Prita Mulyasari, Komoditi Politik Jelang Pilpres

BANGKIT BERJUANG DEMI MASA DEPAN!!! ATAU DIAM.., MATI TERGILAS RODA SEJARAH!!!
Monday March 15th 2010
Bookmark and Share

    Translate to:

Edition

June 2009
M T W T F S S
« May   Jul »
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
2930  

Archives

Toko Buku Online
SocioDistro
kutubukuGunakan kode ini K1-F9Y299-4
untuk berbelanja di KutuBuku.com

My BlogCatalog BlogRank
Add to favourite links

blogarama - the blog directory
Subscribe in NewsGator Online
My Zimbio
Politics Blogs
Politics blogs
Politics
The Ubuntu Counter Project - user number # 28134

Add to Google Reader or Homepage

Valid CSS!
[Valid RSS]

Kasus Prita Mulyasari, Komoditi Politik Jelang Pilpres

Berita dari tetangga mengabarkan bahwa majelis hakim membatalkan dakwaan JPU terhadap Prita Mulyasari. Ini menandai akhir kisah tragedi ketidakadilan hukum yang dilakukan negara terhadap warganya yang bernama Prita Mulyasari dengan happy ending.

Hasil akhir yang diperoleh Prita boleh sedikit melegakan kita semua namun tentu jangan membuat kita cepat berpuas diri. Yang perlu menjadi catatan penting kasus ini mewacana di tengah proses persiapan Pilpres 2009. Ada keyakinan yang kuat bahwa jika kasus ini tidak terungkap di tengah proses Pilpres, maka respon dari para eit kekuasaan akan jauh berbeda dengan apa yang terjadi saat ini. Dan tentu Prita Mulyasari mungkin masih meringkuk dalam penjara entah sampai kapan.

Ini menjadi sebuah indikasi bahwa nuansa politis sangat kental mewarnai hasil akhir kasus tersebut. Ada tendensi yang cukup kuat untuk mempolitisasi kasus tersebut sebagai upaya pencitraan politik para capres yang sedang berebut kekuasaan demi menaikkan perolehan suara.

Jika indikasi itu benar adanya, maka proses penegakan hukum dan keadilan di negara ini sungguh-sungguh dalam kondisi kritis dan mencemaskan. Lebih dari itu, persoalan pelanggaran HAM dan lemahnya penegakkan hukum akan makin memperburuk citra Indonesia di dunia internasional.

Sementara itu, persidangan terhadap kasus serupa yang juga terjadi terhadap Khoe Seng Seng masih belum menunjukan adanya indikasi ke arah tegaknya keadilan seperti yang sudah dirasakan oleh Prita Mulyasari. Akankah kasus Khoe Seng Seng menuai akhir yang berbeda hanya karena Khoe Seng Seng terlahir sebagai etnis Tionghoa?

Melihat betapa carut-marutnya proses penegakan hukum dan terselenggaranya keadilan yang telah gagal menjamin rasa aman dan perlindungan hukum bagi setiap warga negara, sekali lagi ini membuktikan bahwa hukum dan keadilan tak lagi bisa dipercayakan sepenuhnya hanya kepada para elit politik penyelenggara negara dan aparat penegak hukum, namun juga menjadi pekerjaan rumah bagi kita seluruh rakyat Indonesia, setiap warganegara Indonesia.

BANGKIT MELAWAN DEMI MASA DEPAN !!!

ATAU DIAM, MATI DIGILAS OLEH RODA SEJARAH !!!

Diposting dengan remote publish melalui openoffice writer, OS ubuntu 9.04 Jaunty Jackalope.

Popularity: 5% [?]

Reader Feedback

120 Responses to “Kasus Prita Mulyasari, Komoditi Politik Jelang Pilpres”

  1. chikal says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    ada award tuuh om..

    [Reply]

  2. itempoeti says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    OMG!!! dalam 1 minggu dapet 3 award!!!
    terima kasih ya Sob untuk awardnya…
    menjura… :D

    [Reply]

  3. D3pd says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Bohh…saya selalu siap mendukung beliau teman…^_^…V salam D3pd

    [Reply]

  4. itempoeti says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    mari kita dukung perjuangan untuk keadilan… :D

    [Reply]

  5. KangBoed says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    HUUUWAAKAKAKAK.. SORRY BOSSS SAYA SALAH KETIK NOMER HP.. HEHEHE.. MAAP YAAA.. NANTI SORE SAYA TELPON YAAAAAA…
    SALAM SAYANG

    [Reply]

  6. itempoeti says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    pantessss… kok tulalit… wadoooohhhh… padahal dah pengin ketemu… :)

    [Reply]

  7. cebong ipiet says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    mas, diriku ndak ngerti yg dirimu tanyakan di imel itu
    lah trus tanyak temenku kan yho, malah jawabe jare templet e ndak support
    *alibi wi paling ya areke ndak mudeng y*

    [Reply]

  8. itempoeti says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    ra mudeng kok berjamaah… piye jal? yo wis matur nuwun mbakyu… :)

    [Reply]

  9. haris says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    yg penting adalah terus mempertahankan kewaspadaan kita semua terhadap kasus2 pemberangusan kebebasan berpendapat semacam itu!

    [Reply]

  10. itempoeti says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    kewaspadaan dan konsistensi untuk memperjuangkan keadilan… :D

    [Reply]

  11. chikal says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    klo mang masih ada yang ga terima di kritik ya mendingan mati aja tuh orang.. masa di kritik demi kemajuannya sendiri ga terima dasar egois… yo kita makan kritik (eh salah makan kripik bil ngupi) heheheheheee….

    [Reply]

  12. itempoeti says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    kalau udah merasa paling hebat biasanya begitu…
    setuju banget.., yg enak makan kritik sambil ngupil…
    halaaaahhhh… jadi ikut2an salah… kripik sambil ngupi… wakakakakak… :D

    [Reply]

  13. WANDI thok says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Alhamdulillah kawan, sebuah kabar yang baik, semoga tidak ada korban berikutnya.

    [Reply]

    itempoeti Reply:

    jangan terlena karena kemenangan semu… karena bukan Prita yang kita perjuangkan, melainkan keadilan itu sendiri… :)

    [Reply]

  14. itempoeti says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    Mari kita perjuangkan bersama agar hal-hal seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari… :)

    [Reply]

  15. Unknown Unknown

    [...] Terkini WANDI thok di Prita Mulyasari Bebas, Setelah… itempoeti di Prita Mulyasari Bebas, Setelah… chikal di Prita Mulyasari Bebas, [...]

  16. Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    jadi, kapan dong yg namanya keadilan benar2 ada dan ditegakkan.
    tanpa uang dan kekuasaan.
    duuu….hh negeriku, yg didlm negeri blm bisa dibereskan,
    gmana dg warga kita yg diluar negeri (TKI misalnya).
    oh ya mas, sekalian ijin, boleh ya saya ‘pajang’ linknya di ‘rumah’ ku.
    terima kasih.
    salam.

    [Reply]

  17. itempoeti says:
    Browser Unknown Unknown OS Unknown Unknown

    kalau pertanyaanya, “kapan?”
    maka jawabnya, “ketika budi nurani kemanusiaan sudah bersemayam kembali di sanubari para anak bangsa…”

    silakan mbak.., jika ingin di-link… sebuah kehormatan untuk saya… terima kasih…

    [Reply]

  18. barajakom says:
    Browser Firefox 3.0.15 Firefox 3.0.15 OS Windows XP Windows XP

    tidak ada keadilan selain di pengadilan ALLAH SWT
    barajakom´s last blog ..How To Make Your Blog Load Faster My ComLuv Profile

    [Reply]

  19. barajakom says:
    Browser Firefox 3.0.17 Firefox 3.0.17 OS Windows XP Windows XP

    mas, aku numpang beken ya mas
    barajakom´s last blog ..nowgoogle.com adalah multiple search engine popular My ComLuv Profile

    [Reply]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled



UA-11099112-1