Archive for June, 2009
Kasus Prita Mulyasari, Komoditi Politik Jelang Pilpres
Berita dari tetangga mengabarkan bahwa majelis hakim membatalkan dakwaan JPU terhadap Prita Mulyasari. Ini menandai akhir kisah tragedi ketidakadilan hukum yang dilakukan negara terhadap warganya yang bernama Prita Mulyasari dengan happy ending. Hasil akhir yang diperoleh Prita boleh sedikit melegakan kita semua namun tentu jangan membuat kita [...]
Imperialisme Budaya; Posmo Kolonialisme Imperialisme
Bangsa yang hidup di Bhumi Nuswantara ini adalah bangsa yang besar. Itu dulu, tatkala masih ada nama-nama besar Sriwijaya, Pajajaran, Ternate, Gowa, Kutai dan Majapahit. Tapi kini, ratusan tahun kemudian, setelah nama-nama tersebut tinggal hanya menjadi torehan tinta emas sejarah, bangsa yang sudah menyatu dan berganti nama menjadi Indonesia ini [...]
Korporatisme Negara; Lahirnya Ronin Gaya Baru
Tentu banyak dari anda yang sudah pernah membaca novel karangan Eiji Yoshikawa berjudul Musashi. Novel yang ditulis berdasarkan perjalanan hidup seorang Samurai yang bernama Miyamoto Musashi yang hidup di tahun 1584-1645. Sebuah kisah yang menceritakan bagaimana perjalanan seorang Musashi hingga menjadi seorang samurai yang disegani sampai pada [...]
Setelah Ambalat, Apalagi?
Ada tiga hal utama yang menjadi pertimbangan Mahkamah Internasional dalam putusannya untuk menyerahkan kepemilikan P. Sipadan dan P. Ligitan kepada Malaysia. Malaysia secara terus-menerus berada di pulau tersebut, Penguasaan efektif terhadap pulau, Perlindungan serta pelestarian ekologis. Setelah lebih dari 6 tahun, Malaysia ingin [...]
Khoe Seng Seng dan Prita Mulyasari; Hancurnya Sebuah Keadilan
Setelah kasus Prita Mulyasari merebak ke permukaan, kini muncul lagi kasus serupa. Adalah Khoe Seng Seng yang juga mengalami peristiwa nahas jauh sebelum apa yang terjadi dengan Prita Mulyasari. Surat pembaca yang dilayangkannya ke Harian Kompas pada 26 September 2006, berbalik menjadi boomerang dengan bertopeng pencemaran nama baik. (more...)
Neoliberalisme -Neolib-
Ketika anda membaca judul di atas, jangan lantas terburu-buru mengkaitkan tulisan ini dengan Boedhiono –cawapresnya SBY- yang saat ini lagi panik dikepung oleh tuduhan sebagai agen Neolib atau Neoliberalisme. Adalah Suryaden dalam postingannya yang berjudul Persetan Neoliberalisme mencoba mempersetankan Neoliberalisme sebagai sebuah reaksi [...]













![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)





