Dalam English Dictionary Webster ada beberapa kata bahasa Indonesia yang diserap kedalam bahasa Inggris.
Orangutan -salah satu satwa primata yang harus dilindungi karena terancam punah akibat perdagangan illegal dan kerusakan hutan habitat tempat tinggalnya yang semakin lama semakin parah akibat dijarah oleh para kapitalis industrialis- misalnya, tidak hidup di Inggris dan memang cuma ada di Sumatera dan Kalimantan. Jadi wajar saja kalau kemudian kata tersebut diserap dalam bahasa Inggris.
Selain orangutan, ada juga kata lain yaitu amuk. Amuk yang disadur ke dalam bahasa Inggris sebagai amok diartikan sebagai kalap atau mata gelap. Kata amok atau amuk dalam bahasa Indonesia, yang kemudian diberi awalan me- dan sisipan ng menjadi mengamuk adalah kata kerja yang menunjukkan sebuah kegiatan dari seseorang atau sekelompok orang yang kehilangan pengamatan diri terhadap keadaan sekelilingnya sehingga menimbulkan keonaran dan kerusuhan. Amuk juga dinyatakan untuk menunjukkan sebuah keadaan yang muncul dari sikap atau tindakan seseorang atau sekelompok orang yang merusak dan menghancurkan dengan cara brutal membabi buta dan mata gelap sehingga menimbulkan kerusuhan dan huru-hara, sebagai bentuk ekspresi dan pelampiasan emosi yang ditimbullkan akibat adanya tekanan rasa frustasi dari suatu keadaan yang tidak dikehendaki.
Di sisi lain kita juga sering mendengar penggunaan kata anarkhi (Inggris : anarchy) atau anarkhisme (Inggris : anarchism -sebagai sebuah ideologi-) yang oleh media massa acapkali sering diartikan sebagai sebuah sikap dan tindakan yang berkonotasi sama dengan sikap dan tindakan amuk.
Lalu.., apa sesungguhnya perbedaan antara amuk dan anarkhis?
Menurut Mikhail Bakunin dalam tulisannya yang berjudul Stateless Socialism: Anarchism mengatakan bahwa untuk membangun masyarakat sosialis sejati hanya mungkin dilakukan jika kekuasaan negara yang dianggap menindas dan menghilangkan kebebasan individu harus dihilangkan. Dan cara untuk menghilangkan kekuasaan Negara hanya bisa dilakukan dengan cara anarkhis.
Anarkhisme bagi Bakunin adalah bagaimana negara harus membubarkan diri ke dalam masyarakat yang terorganisir bebas sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan. Tugas keadilan adalah untuk membangun kesetaraan untuk semua orang, dimana kesetaraan akan sangat tergantung pada politik ekonomi dan organisasi masyarakat. Sebuah kesetaraan dimana semua orang akan memulai hidupnya. Bahwa setiap orang dipandu oleh alamnya sendiri, dan akan menjadi produk dari usahanya sendiri. Menurut Bakunin, kepemilikan dari mereka yang sudah mati harus dijadikan sebagai dana sosial untuk pengajaran dan pendidikan anak-anak baik laki-laki maupun perempuan termasuk pemeliharaan dari lahir sampai usia mereka tua.
Dari paparan di atas terlihat bahwa telah terjadi pendangkalan pemaknaan –kalau tidak bisa dikatakan sebagai pelencengan- terhadap anarkhisme yang sesungguhnya memiliki arti dan pemaknaan yang sangat jauh berbeda dengan amuk.
Kalau memang demikian kenyataannya, muncul pertanyaan kontemplatif, apakah memang amok (Indonesia : amuk) hanya terjadi di tempat dimana kata itu berasal? Atau dalam kalimat tanya yang berbeda, apakah hal seperti itu –amuk- tidak pernah dikenal dan terjadi di Inggris sehingga mereka harus mengadopsi kata amuk ke dalam bahasa Inggris menjadi amok?
Mungkin sebagai sebuah bangsa sebaiknya kita tak perlu merasa terlalu berbangga diri karena bisa ikut mendonasikan beberapa kata Indonesia ke dalam bahasa Inggris jika ternyata kata-kata tersebut adalah sesuatu yang memiliki pemaknaan negatif seperti halnya amok. Namun setidaknya ini bisa makin membenarkan sebuah kalimat bijak yang mengatakan, bahasa menunjukkan bangsa.
Semoga saja bangsa yang sedang terjangkit demam Pemilu ini tidak mengalami kejang-kejang ‘amok‘ akibat keasyikan mabuk berpesta demokrasi.
Popularity: 2% [?]
- amok (23)
- Pengertian Amuk (17)
- amuk massa definisi (3)
- pengertian amok (3)
- pengertian amuk massa (3)
- amok amuk massa (1)
- amuk atau amok (1)
- definisi amuk massa (1)
- huru hara 2014 (1)













![Validate my RSS feed [Valid RSS]](http://validator.w3.org/feed/images/valid-rss.png)
Like





eh bro… komentar yang di atas ga usah dijawab, atau kalo mau dijawab boleh japri. sorry aku nanya yg bukan buat konsumsi publik
—————-
It’s ok… Actually…, smart question… ;)
Tanks atas pengeditan komenku di atas!
Salam!
—————
Redaksional aja… Tabik… :)
Tanks atas pengeditan komenku di atas!
Salam!
—————
Redaksional aja… Tabik… :)
dan saya sedang dalam belajar berbahasa dengan baik.
@Usup Supriyadi,