Krisis Wall Street, Leviathan Yang Memakan Anaknya Sendiri

bangkit berjuang demi masa depan!!! atau diam.., mati tergilas roda sejarah!!!
Friday 10 February 2012
bebas untuk di-copas asal mencantumkan sumber aslinya
Bookmark and Share

    Translate to:

Edition

October 2008
M T W T F S S
« Sep   Nov »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
Toko Buku Online
SocioDistro
kutubukuGunakan kode ini K1-F9Y299-4
untuk berbelanja di KutuBuku.com

Krisis Wall Street, Leviathan Yang Memakan Anaknya Sendiri

source : http://media.photobucket.com/image/leviathan/Firecrow78/leviathan.jpg

Kebangkrutan yang dialami Lehman Brothers dan Meryl Linch, dua perusahaan terbesar yang sudah bergerak selama 158 tahun dan 98 tahun di bidang investasi perbankan Wall Street, menengarai masuknya babak baru krisis ekonomi yang terjadi atas kapitalisme Amerika.

Apa yang terjadi sekarang ini mengingatkan banyak kalangan atas peristiwa yang serupa terjadi di Amerika pada tahun 1929 yang dikenal sebagai The Great Depression.

Keterlibatan pemerintah federal Amerika Serikat di dalam upaya penyelamatan terhadap krisis Wall Street telah menggugurkan asumsi dasar kapitalisme liberal yang selalu mereka kotbahkan selama ini, yaitu free market. Kekuatan pasar yang murni dibangun oleh supply dan demand tanpa ada keterlibatan pemerintah untuk mengatur mekanisme pasar.

Upaya bailout yang dilakukan pemerintah Amerika Serikat senilai 700 milyar dollar Amerika, lagi-lagi memperlihatkan betapa selalu saja Amerika Serikat menggunakan standard ganda untuk mengamankan kebijakan politik ekonomi nasionalnya.

Uang sebesar itu yang diperoleh melalui pajak dari keringat rakyat Amerika disuntikan demi kepentingan segelintir eksekutif perusahaan dengan gaji tertinggi yang telah menghancurkan perusahaannya dan ekonomi Amerika agar mereka bisa selamat keluar lewat pintu belakang kekacauan yang terjadi.

Selalu saja pada akhirnya rakyat yang harus dikorbankan untuk kepentingan kaum borjuasi. Rakyat pula yang harus menanggung beban atas kerugian ekonomi yang ditimbulkan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Nafsu ketamakan akan penguasaan atas dunia telah membuat Amerika telah kehilangan kendali atas dirinya. Kebijakan ekonomi politik nasional yang outward looking membuat mereka lupa untuk melakukan inward looking.

Ini semua memperlihatkan betapa Kapitalisme telah berubah menjadi Leviathan yang memakan anaknya sendiri.

Belajar dari apa yang pernah dikatakan Soekarno atas ap yang dilakukan oleh Jerman semasa Perang Dunia II, “Kapitalisme yang terjebak krisis akhirnya membuahkan fasisme…” “Fasisme adalah perjuangan penghabisan para monopolis-kapitalis yang terancam bangkrut…” Mari kita tunggu tanggal mainnya Uncle Sam akan segera ber-tiwikrama menjadi Billy the Kid.

Bandung, Rabu, 1 Oktober 2008

1 person likes this post.

Popularity: 1% [?]

Leave a Reply

CommentLuv Enabled

Spam protection by WP Captcha-Free

itempoeti


Search Engine Submission - AddMe
UA-11099112-1